Ada Indikasi Teriakan Rasis di Stadion Benteng Reborn, Pelatih Belitong bakal Lapor ke PSSI

Palapanews.com Pertandingan lanjutan babak 32 besar liga 3 nasional yang mempertemukan Persikota Tangerang melawan Belitong FC, harus ternoda dengan cuitan yang berindikasi rasis.

Pemain Belitong dengan nomor punggung 9 Wally RR menjadi korban hinaan yang terdengar dari salah satu tribun penonton saat pertandingan memasuki babak kedua.

Berdasarkan pengamatan di stadion, saat itu pemain Belitong FC dengan nomor punggung 9 Wally RR hendak mengambil bola operan umpan lambung temannya. Namun, usaha tersebut gagal karena bola melambung tinggi dan tidak bisa digapainya, sehingga bola keluar lapangan.

Setelah tidak dapat menerima bola tersebut, Wally pun menerima hinaan bernada rasisme. Protes keras pun dilontarkan pelatih Belitong FC Ardiles Rumbiak yang berusaha keras mencoba menghentikan pertandingan yang digelar di Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang.

“Setop pertandingan. Ini ada yang rasis ke pemain saya. Pemain saya dikatain dengan nada seperti binatang,” ucapnya dengan nada keras ke wasit agar dihentikan permainan, Rabu, 23 Februari 2022.

Usaha keras itu pun berbuah hasil, wasit pun memberhentikan pertandingan beberapa menit untuk mengklarifikasi adanya indikasi ujaran rasis.

Tensi panas terlihat dalam pertandingan Persikota Tangerang melawan Belitong FC. Pertandingan 2×45 menit itu pun harus sama-sama berbagi skor 0-0.

Hingga peluit panjang ditiupkan, pelatih Belitong FC pun masih dengan kekesalannya menghampiri tribun yang menghina itu. Dia teriak-teriak agar yang menghina untuk berhadapan dengan dia.

“Saya sangat kecewa hari ini karena penonton Persikota ngatain kita dengan suara-suara seperti binatang. Saya dan pemain saya (Willy) sama-sama orang Indonesian, rambut kita keriting dan kulit kita hitam, tapi kita tetap Indonesia. Tolong dihargai dan tolong berhentikan rasisme di dunia sepakbola,” tegasnya seraya menambahkan, dirinya akan melaporkan masalah tersebut ke PSSI karena menyangkut harkat dan martabat.

Sementara itu, sebuah kaca pintu ruang pengganti pemain pecah akibat amarah (kekesalan) yang berasal dari tim Belitong FC.(ydh)

Komentar Anda

comments