Berkonsep Hybrid, Wisuda XXI UMN Angkat Tema Baduy dan Luluskan 913 Mahasiswa

Palapanews.com – Wisuda XXI Universitas Multimedia Nusantara (UMN) meluluskan sebanyak 913 wisudawan. Mengangkat tema “Baduy” wisuda kali ini, digelar dengan konsep hybrid pada, Sabtu (18/12/2021).

Ke-913 wisudawan tersebut terdiri dari; 134 wisudawan Fakultas Teknik dan Informatika, 137 wisudawan Fakultas Bisnis, 268 wisudawan Fakultas Komunikasi, dan 374 wisudawan Fakultas Seni dan Desain.

Tahun ini, format acara Wisuda XXI UMN disiapkan dengan konsep hybrid, kombinasi antara daring dan luring secara terbatas. Memanfaatkan teknologi Augmented Reality sebagai cara pemindahan kuncir toga wisudawan yang dikembangkan oleh UMN Pictures.

Sementara sentuhan nuansa Baduy yang menghiasi tampilan audio visual dibuat dari hasil kolaborasi dosen dan mahasiswa Fakultas Seni dan Desain UMN.

Ketua Panitia Wisuda XXI UMN Rheemar Hardiyanto, S.Kom. menyampaikan, bahwa krisis pandemi Covid-19 berdampak luas pada semua sektor khususnya sektor ekonomi, manufaktur, transportasi, dan pariwisata. Namun, dibalik itu ada sektor lain yang justru berkembang dan menjadi andalan salah satunya adalah sektor pertanian dan perkebunan.

Hardiyanto berharap dari materi yang disampaikan oleh Komisaris Milenial PTPN VIII Adrian Zakhary dapat menambah wawasan dan keilmuan bagi para wisudawan wisudawati dan mendorong adanya peluang pekerjaan baru dan investasi di bidang teknologi.

“Berbanggalah dengan ilmu dan pengalaman yang didapat selama menjalani perkuliahan. Teruslah untuk berani melihat dan mengambil peluang serta berkarya dengan tetap berpegang pada kearifan dan kerendahan hati,” tegas Hardiyanto.

Baca juga : Wisuda XIV Universitas Multimedia Nusantara Luluskan 866 Mahasiswa

Seperti pada tradisi wisuda sebelumnya, UMN selalu mengangkat budaya daerah sebagai tema. Pada Wisuda kali ini, UMN mengangkat budaya Baduy yang hingga saat ini masih memegang adat dan tradisi leluhur dalam menjaga dan memelihara alam dan lingkungan sekitarnya.

“Kita berharap kita juga bisa belajar dari Suku Baduy yang hidup dalam kesederhanaan, menyatu dengan alam ciptaan-Nya dalam balutan falsafah dan kearifan lokal yang membuat komunitas Baduy dapat bertahan dari pandemi Covid-19 dengan kasus mendekati nol,” ungkap Herdiyanto.

Lulusan Terbaik 
Pada Wisuda ini, Maya Anggraini meraih predikat Lulusan Terbaik Prodi Magister Manajemen Teknologi (MMT), Lulusan Terbaik Universitas, dan menjadi Cendekia Utama untuk program pascasarjana UMN.

Selama berkuliah di MMT UMN, Maya meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4,00 dan aktif mengikuti berbagai kegiatan serta kompetisi. Salah satu diantaranya adalah program inkubasi bisnis batch 8 yang diadakan oleh Skystar Ventures UMN.

Di program ini Maya bersama dengan dua teman lainnya terpilih menjadi People’s Choice pada Demo Day Batch 8 dalam perlombaan bisnis dekorasi interior bernama Tuhiro pada tahun 2021.

Maya bekerja sebagai Operations Procedure Manager di PT. Bank Maybank Indonesia. Menurut Maya, memilih dan akhirnya menyelesaikan kuliah di MMT UMN memberikan kompetensi baru dan bermanfaat bagi jenjang kariernya.

Maya Anggraini, Lulusan Terbaik Prodi Magister Manajemen Teknologi (MMT), Lulusan Terbaik Universitas, dan Cendekia Utama untuk program Pascasarjana UMN. foto : ist

“Saya bekerja di industri perbankan yang mengalami banyak transformasi digital. Untuk mendukung dinamika pekerjaan, maka saya memilih belajar Manajemen Teknologi di UMN yang mampu memberikan bekal yang baik bagi karir saya. Selain itu, UMN juga memiliki Skystar Ventures yang menawarkan program inkubasi bisnis dan hal tersebut menjadi nilai tambah bagi saya untuk memilih masuk ke MMT UMN,” tutur Maya.

Baca juga : Kolaborasi untuk Vokasi Indonesia, Multimedia Nusantara Polytechnic Luncurkan 3 Porgram Studi

Prestasi berikutnya diraih oleh Christianto, wisudawan Prodi Teknik Informatika angkatan 2017 yang menjadi Lulusan Terbaik Universitas. Christianto berhasil meraih IPK 3,99 dan tetap aktif mengikuti berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) seperti rencang, foodsical dan integral.

Menurut Chrisianto, menjadi mahasiswa yang aktif sangat membantu meningkatkan soft skills, seperti melatih kebiasaan multitasking dan manajemen waktu.

Baginya, kebiasaan mengerjakan tugas kuliah dan berorganisasi secara bersamaan di masa kuliah akan membantu profesionalisme dalam dunia kerja. Christianto juga mengatakan bahwa fasilitas laboratorium yang dimiliki oleh UMN sangat mendukung proses belajarnya di UMN.

“Laboratorium yang dapat digunakan dalam waktu senggang kelas untuk mengerjakan tugas dan belajar, terutama Laboratorium Artificial Intelligence dan Mobile yang sering saya gunakan. Suasana laboratorium yang kondusif dan koneksi internet yang cepat dalam laboratorium membantu proses belajar dan pengerjaan tugas akhir yang efektif pada waktu senggang,” ungkap Christianto.

Kini Christianto telah bekerja sebagai Junior Data Analyst di PT JULO Teknologi Finansial. Di momen kelulusannya kali ini, ia berharap ilmunya bisa berguna bagi banyak orang dan mampu membawa nama baik almamaternya.

“Semoga segala ilmu yang telah saya dapatkan dan karakter yang telah saya bangun selama berkuliah di UMN selama empat tahun dapat bermanfaat tidak hanya untuk sendiri tetapi juga untuk orang lain, dan juga dapat membawa nama baik UMN pada dunia kerja,” harap Christianto.

Baca juga : Ini, 6 Keunggulan Kampus Universitas Mutimedia Nusantara

Pada periode Wisuda XXI ini juga terpilih wisudawan terbaik yang mewakili masing-masing program studi (prodi). Di program sarjana, terpilih tiga belas wisudawan terbaik, yakni: Christianto dari prodi Informatika; Aswin Candra dari prodi Sistem Informasi; Naomi Nadya Gunadi dari prodi Manajemen; dan Ricky Yantho dari prodi Akuntansi.

Selanjutnya ada Verren Willian dari prodi Desain Komunikasi Visual, Stevanie Vickyance dari prodi Diploma Perhotelan, Blessdy Clementine dari Ilmu Komunikasi, Christopher Leonard dari prodi Teknik Fisika, Excel Dermawan dari prodi Film, Stephanie Vania dari prodi Arsitektur, Elisabeth Diandra Sandi dari prodi Jurnalistik, dan Jason Adrian Mahalim dari prodi Teknik Komputer.

Sementara itu untuk program sarjana; Erika Angelina dari prodi Arsitektur terpilih menjadi Cendekia Utama. Sementara untuk program pascasarjana, Maya Anggraini dari prodi Magister Manajemen Teknologi (MMT) sebagai lulusan terbaik prodi, lulusan terbaik universitas, dan cendekia utama. (rls/bd)

Komentar Anda

comments