Pemkot Tangerang Dapat Ratusan Ribu Vaksin Pfizer, Herd Immunity Digencarkan

oleh -

Palapanews.com Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mendapatkan jenis vaksin jenis Pfizer dari Kementerian Kesehatan. Dimana, dosis jenis ini efikasinya mencapai 95% setelah dosis kedua.

Hal ini disampaikan langsung oleh Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah, Selasa, 24 Agustus 2021.

Orang nomor satu di Kota Tangerang ini menerangkan, Pemkot Tangerang akan terus mengupayakan perbaikan situasi Covid-19 di Kota Tangerang melalui percepatan pembentukan herd Immunity (Kekebalan Komunitas) dengan semakin menggencarkan vaksinasi kepada masyarakat.

“Mulai hari ini vaksinasi akan dilakukan dengan menggunakan vaksin dengan jenis Pfizer, yang efikasinya mencapai 95% setelah dosis kedua,” jelasnya.

Walikota juga mengimbau agar masyarakat mau untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 demi percepatan terbentuknya kekebalan komunitas di Kota Tangerang serta tetap disiplin dalam penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Apapun jenisnya, semua vaksin sudah dinyatakan aman dan efektif,” ungkapnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, Dini Anggraeni mengungkapkan, saat ini pihaknya telah menerima sebanyak 163.800 dosis vaksin covid-19 Pfizer dari Kementerian Kesehatan.

“Akan diberikan pada masyarakat umum di atas 18 tahun yang belum melakukan vaksinasi Covid-19,” imbuh Dini.

Dini menambahkan, masyarakat yang sebelumnya telah mendapatkan vaksinasi dosis satu tidak akan mendapatkan vaksin jenis Pfizer untuk vaksin dosis kedua, hal ini lantaran vaksinasi harus dilakukan dengan jenis vaksin yang sama untuk dosis satu dan dua.

“Jadi kalau yang dosis satu pakai Sinovac yang lain, dosis kedua tidak bisa pakai Pfizer karena harus sama jenisnya untuk dua dosis,” papar Plt. Kadinkes Kota Tangerang.

Diketahui, Kota Tangerang mengalami perbaikan status level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari Level 4 menjadi Level 3.

Hal ini berdasar pada Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 35 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.(ydh)

Komentar Anda

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.