Puluhan Warga Gandasari dan Gerendeng Terpapar Covid-19

oleh -

Palapanews.com Puluhan warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kelurahan Gandasari RT 01, RW 03 terus bertambah. Dari yang sebelumnya 34 warga setelah menjalani Swab Tes Antigen oleh Polres Metro Tangerang Kota kini menjadi 47.

Menurut Kepala Dinkes Kota Tangerang, Liza Puspadewi, berdasarkan hasil swab antigen dari kepolisian ditemukan 47 warga terkonfirmasi positif Covid-19. Hasil tersebut berdasarkan swab antigen yang dilaksanakan 3 hari sejak tanggal 5-7 Juni 2021.

“Kita temukan 47 kasus terkonfirmasi positif dari hasil swab Antigennya. Sedangkan hasil swab PCR nya kita sampai sekarang masih tunggu,” ungkap Liza Puspa Dewi, Selasa, 8 Juni 2021.

Liza menambahkan, kasus ini bermula dari 4 orang dalam satu keluarga di RT 1/RW 3 yang baru pulang dari mudik. Setelah pulang dari mudik mereka mnegeluhkan sakit gejala Covid-19. Kemudian mereka melakukan Swab Antigen secara mandiri dan dinyatakan positif Covid-19.

Namun, kata Liza, mereka bukannya melakukan isolasi mandiri malah tetap berkumpul dengan warga sekitar. Sehingga, virus tersebut pun menyebar ke warga lainnya.

“Hasilnya banyak warga yang sakit, akhirnya pihak RT lapor ke Puskesmas dan Jumat kemarin akhirnya warga sekitar rumah yang sakit di Swab Antigen ternyata ada 23 orang yang positif,” kata Liza.

“Karena banyak ditemukan kasus akhirnya seluruh warga di 2 RT yakni RT 1 dan RT 2 yang berjumlah 179 ditracing dan kembali ditemukan 10 kasus lagi jadi Sabtu total ada 37 kasus,” tambah Liza.

Lalu, Dinkes Kota Tangerang kembali melakukan tracing di wilayah tersebut. Hasilnya kembali ditemukan 10 kasus. Sehingga totalnya menjadi 47 kasus. Dinkes Kota Tangerang kini terus melakukan koordinasi dengan Satgas Covid-19 setempat untuk menindaklanjuti penanganan kasus tersebut.

“Untuk warga yang positif, 9 orang saat ini sedang menjalani perawatan di RS Swasta dan RSUD Kota Tangerang. Sisanya 32 orang saat ini menjalani isolasi di Rumah Isolasi Terpadu (RIT) di dua Puskesmas. Sedangkan untuk wilayah tersebut saat ini melakukan micro lockdown,” pungkasnya.

Warga di Kelurahan Gerendeng

Penyebaran Covid-19 tidak hanya terjadi di Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung. Namun, ada 30 warga di RT 3/RW 11, Kelurahan Gerendeng, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang terpapar Covid-19 pasca melakukan mudik lebaran.

“Total yang terkonfirmasi positif ada 30 orang terdiri dari dua RT. Yang paling banyak terdapat di RT 3,” kata Lurah Gerendeng, Nasron A Mufti.

Nasron menambahkan, kasus ini terjadi ketika warga yang melaksanakan mudik usai larangan mudik lebaran. Saat kembali lagi di rumahnya mereka terserang penyakit biasa seperti batuk dan pilek.

“Mereka mudik setelah tidak ada penyekatan (larangan mudik), pas  datang (kembali ke rumah) mereka sakit dan langsung melapor ke Ketua RW,” pungkasnya.

Untuk saat ini, ada 16 orang melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing karena menunggu hasil. Sisanya, sebanyak 14 orang melakukan isolasi di rumah isolasi terkonsentrasi.

Pemkot Tangerang Gelar Bina Wilayah

Pemerintah Kota Tangerang menyiapkan sejumlah skema guna mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19 pasca libur panjang beberapa waktu lalu.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Buceu Gartina menerangkan, Pemkot Tangerang telah menggelar rapat koordinasi secara virtual yang diikuti oleh seluruh kepala OPD beserta Lurah dan kepala Puskemas se-Kota Tangerang yang di pimpin Oleh Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah dengan agenda pembahasan antisipasi kenaikan kasus Covid-19.

“Dari hasil rapat, ditentukan sejumlah keputusan dan kegiatan yang akan dilakukan oleh jajaran Pemkot Tangerang,” ungkap Buceu di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa, 8 Juni 2021.

Buceu menerangkan, dari upaya Pemkot Tangerang dalam melakukan Tracing dan Testing di wilayah di Kota Tangerang terdapat beberapa kenaikan kasus Covid-19.

“Kita terus gencarkan testing dan tracing di wilayah – wilayah yang terjadi kenaikan kasus untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,”

“Selain itu, dari hasil rapat yang kami lakukan kami juga mengaktifkan kembali Operasi Aman Bersama (OAB) guna mengingatkan pentingnya protokol kesehatan di masyarakat,” terang Buceu.

Buceu menuturkan, sebagai salah satu langkah antisipasi lonjakan kasus, Dinas Kesehatan Kota Tangerang telah mempersiapkan Rumah Isolasi Terkonsentrasi (RIT).

“Selain OAB yang akan kami lakukan, Dinas Kesehatan Kota Tangerang telah mempersiapkan RIT sebagai antisipasi apabila terjadi lonjakan kami sudah siap untuk penanganannya,” tutur Buceu.(ydh)

Komentar Anda

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.