7 Penyebab Anda Cepat Lapar, Ini Solusinya

oleh -

Palapanews.com- Biasanya rasa lapar akan menyerang setiap 3 – 4 jam setelah Anda makan, dan akan meningkat seiring bertambahnya waktu bila Anda tidak mengonsumsi apa pun. Namun, ada kalanya Anda merasa cepat lapar padahal baru saja Anda makan.

Ada banyak alasan mengapa perut Anda sering berbunyi padahal baru saja Anda makan. Apa yang menyebabkan seseorang jadi cepat lapar?

Penyebab cepat lapar lagi setelah makan

Rasa lapar tidak selalu berarti Anda butuh makanan. Inilah yang membuat diet Anda kerap berantakan, karena selalu memenuhi keinginan rasa lapar Anda.

Padahal, bisa jadi rasa lapar Anda bukan karena Anda kurang makan. Beberapa penyebab cepat lapar lainnya dijelaskan di bawah ini.

1. Anda cepat lapar karena dehidrasi

Rasa haus dan lapar terkadang sulit dibedakan. Sering kali rasa haus disalahartikan menjadi rasa lapar. Sehingga bukannya mencari air, Anda malah mencari makanan. “Padahal tubuh Anda hanya butuh cairan,” kata Alissa Rumsey, RD, juru bicara American Academy of Nutrition and Dietetics.

Menurut Alissa, terjadi kebingungan pada hipotalamus (bagian otak yang mengatur nafsu makan dan haus). Untuk mencegah kebingungan ini pastikan asupan cairan Anda terpenuhi.

Jika Anda merasa lapar dan belum banyak minum hari itu, cobalah minum segelas air dan tunggu 15 – 20 menit untuk melihat apakah kelaparanlah yang benar-benar Anda rasakan.

2. Anda kurang tidur

Kurang tidur dapat menyebabkan lonjakan kadar ghrelin, hormon yang merangsang nafsu makan, serta penurunan kadar leptin, hormon yang menyebabkan perasaan kenyang, begitu kata Rumsey.

Tidur yang sedikit membuat Anda cenderung merasa lelah ketika bangun. Akibatnya, sistem pada tubuh Anda yang sangat membutuhkan energi, memicu hasrat untuk mengonsumsi gula.

3. Terlalu banyak karbohidrat

Karbohidrat seperti nasi, pasta, kue kering, biskuit, dan mie meningkatkan kadar gula darah dengan cepat, lalu terjun bebas (drop)  dengan cepat pula. Penurunan kadar gula darah inilah yang menyebabkan Anda merasa lapar.

4. Anda sedang stres

Saat Anda sedang tegang, tubuh Anda meningkatkan produksi hormon stres adrenalin dan kortisol. Kadar hormon yang meningkat ini menipu sistem pada tubuh Anda sehingga berpikir mendapat serangan dan membutuhkan energi.

Hal tersebut menjadikan nafsu makan Anda mulai naik. Stres juga mengurangi kadar seretonin kimia otak sehingga membuat Anda merasa lapar saat tidak tidur.

5. Anda kurang protein

“Protein tidak hanya tinggal di perut Anda dan meningkatkan perasaan kenyang tapi terbukti efektif menekan nafsu makan,” kata Alissa. Acuan Label Gizi Indonesia menyatakan bahwa kebutuhan protein harian orang Indonesia rata-rata 60 gram per hari.

6. Anda tidak cukup makan lemak

Sama seperti protein, lemak tak jenuh juga terkait dengan perasaan kenyang. “Ketika Anda puas setelah makan, Anda lebih mungkin mendengarkan isyarat kelaparan Anda dan tidak makan lagi sampai Anda benar-benar lapar,” kata Alissa.

Tambahkan jenis lemak sehat seperti kacang-kacangan, biji-bijian dan alpukat. Para ahli menyarankan agar orang dewasa membatasi asupan lemaknya menjadi 20 sampai 35% dari total kalori harian.

7. Anda melewatkan makan

Saat Anda melewatkan makan dan perut Anda kosong terlalu lama akan meningkatkan hormon kelaparan, ghrelin, sehingga meningkatkan nafsu makan Anda.

Cobalah untuk tidak melewatkan waktu makan. Jangan membiarkan perut Anda tidak terisi lebih dari 4 – 5 jam.

Bagaimana caranya agar bisa kenyang lebih lama?

Anda tidak harus makan lebih banyak untuk membuat perut Anda kenyang lebih lama dan tidak cepat lapar. Coba cara berikut ini:

1. Pilih makanan yang tepat

Tubuh Anda mengapresiasi makanan sehat yang dikonsumsi dalam porsi yang tepat. Anda bisa membagi makanan yang akan dikonsumsi untuk sarapan, makan siang, dan malam serta camilan. Anda pun dapat menakar porsi makanan secara praktis.

Pilihan makanannya juga penting Anda perhatikan. Jangan mengkonsumsi sumber karbohidrat secara berlebihan, konsumsi protein yang cukup, lemak sehat sesuai anjuran dan perbanyak serat seperti kacang kedelai, buah-buahan dan sayur-sayuran.

2. Cut carbo!

Mengonsumsi sumber karbohidrat seperti nasi, pasta, mie, donat, kue dan biskuit akan membuat Anda gampang lapar. Karena itu kurangi asupannya. Caranya?

Siasati saja dengan mengonsumsi snack sehat seperti cemilan mengandung kedelai sekitar 2 jam sebelum makan.

Protein dan serat yang tinggi pada camilan kedelai akan membuat Anda merasa kenyang lebih lama, sehingga mengurangi keinginan untuk mengonsumsi karbohidrat saat makan besar pagi, siang dan malam.

3. Tidur cukup

Tidur yang berkualitas bisa membantu Anda menurunkan berat badan. Berapa jam waktu tidur yang dianggap baik?

Berdasarkan saran dari National Sleep Foundation, orang dewasa membutuhkan tidur 7 – 9 jam setiap hari. Sementara itu, orang tua di atas 65 tahun membutuhkan tidur 7 – 8 jam setiap harinya.

4. Baca label nutrisi makanan sebelum mengonsumsi

Membaca label nutrisi sama pentingnya dengan mengonsumsi makanan itu sendiri. Dengan mengetahui informasi ini Anda jadi bisa mengukur diri sudah berapa banyak karbohidrat, protein dan serat yang Anda konsumsi.

Baca Juga: Sering Cemas dan Gelisah Bikin Maag Gampang Kambuh

Maka itu, ketika Anda berada di toko makanan, Anda harus memeriksa labelnya dan mengkonfirmasi jenis lemak yang dimiliki atau berapa banyak serat yang dimilikinya.

Hellosehat

Komentar Anda

comments