Tak Ada Kompetisi, Wasit Sepak Bola Asal Tangsel Terdampak Covid-19

oleh -
Seru, salah satu pertandingan amatir di Tangsel. Foto: Nad

Palapanews.com- Pertandingan sepak bola baik level nasional maupun level amatir saat Pandemi Covid-19 menjadi sebuah larangan. Hingga menyebabkan seluruh lini terdampak, bukan saja pemain yang terkena imbas ganasnya covid-19.

Seperti wasit berlisensi C3 atau tingkat kota/kabupaten asal Tangsel, yakni Syaiful Anwar yang terkena dampak dari covid-19.

Pria yang akrab disapa Ipul ini, selama pandemi covid-19 jarang menjadi pengadil lapangan di kompetisi sepak bola.

Menurutnya, hanya pertandingan persahabatan saja yang bisa ia pimpin, tentunya dengan bayaran yang diterima jauh sebelum adanya pandemi covid-19.

“Paling Trofeo (persahabatan) saja. Itu juga kan jarang, sedih kalau diceritain. Mainnya juga enggak tentu, tergantung yang manggil, dampak nya luar biasa. Selama pandemi hanya dapat Rp 300 ribu lebih. Sebelum pandemi bisa dapat Rp 800 ribu. Yang Rp 800 ribu aja masih kurang untuk kebutuhan keluarga, apa lagi sekarang Rp 300 ribu seminggu,” cerita Ipul, Kamis (7/1/2021).

Bahkan, kata Ipul, banyak wasit yang hanya mengandalkan penghasilan dari tugas memimpin pertandingan sepak bola. Meski tidak sesuai dengan bayarannya, terpaksa mereka terima, karena kebutuhan.

“Apalagi banyak wasit yang cuma mengandalkan dari tugas wasit, apalagi mereka punya keluarga. Bayarannya bervariatif tergantung yang ngadain, kadang sesuai kadang juga enggak sesuai. Tapi karena kebutuhan, jadi bayaran kecil tetap diterima, karena Liga dan tarkam terhenti akibat covid-19,” papar Ipul yang juga anggota dari Komite Wasit Tangsel.

Untuk itu, Ipul berharap pandemi covid-19 segera berakhir, agar dirinya dan rekan sejawatnya bisa memimpin kembali pertandingan sepak bola level kota/kabupaten atau level tarkam.

“Karena memang sebelum pandemi , tournament bola dan trofeo banyak jadi pemasukan juga lumayan bisa 3 atau 4 kali pertandingan selama seminggu. Selama pandemi paling banyak 2 kali tugas. Semoga pandemi covid-19 bisa hilang dan aktivitas sepak bola bisa berjalan kembali,” ungkapnya. (nad)

Komentar Anda

comments