Eka Hospital Resmikan Pusat Layanan Diabetes Pertama di Indonesia

oleh -
Eka Hospital rah rekor MURI. Foto: Ist

Palapanews.com- Penyakit diabetes saat ini masih menjadi salah satu penyakit penyerta (komorbid) yang sering ditemukan pada pasien Covid-19 bahkan penyakit diabetes menjadi kasus tertinggi dalam angka kematian Covid-19. Di Indonesia sendiri diperkirakan terdapat 10,7 juta jiwa yang hidup dengan diabetes.

Hal ini membuat Indonesia menempati posisi ke-7 di dunia sebagai negara dengan penderita diabetes terbanyak. Angka tersebut belum ditambahkan dengan penderita pra-diabetes sebanyak 29,1 juta jiwa yang menempatkan Indonesia pada posisi ke-3 di dunia, sebagai negara dengan penderita pra-diabetes terbanyak. Ironisnya, baru sekitar 2 persen yang sudah terdiagnosis oleh dokter dan melakukan pengobatan.

Oleh karena itu, Eka Hospital BSD, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), terus berusaha melakukan terobosan dengan menyediakan layanan kesehatan terpadu, salah satunya menghadirkan Pusat Layanan Diabetes Terintegrasi Pertama di Indonesia atau Diabetes Connection Care, yang dipimpin langsung oleh Chairman Diabetes Connection Care, Sidartawan Soegondo.

“Bagi pasien diabetes, pemeriksaan gula darah saja tidak cukup. Kesehatan jantung, pembuluh darah, mata, ginjal, dan saraf juga harus diperhatikan karena jika tidak terkontrol akan menimbulkan komplikasi. Atas dasar itulah kami menghadirkan pusat layanan Diabetes Connection Care yang terdiri dari tim dokter multi-disiplin, bekerjasama menangani diabetes secara komprehensif,” ujar Sidartawan dalam Press Conference di Eka Hospital, Selasa (1/12/2020).

Diabetes Connection Care juga beranggotakan tim dokter spesialis yang terdiri dari multi-disiplin ilmu seperti endokrinologis, kardiologis, neurologis, nefrologis, dan spesialis lainnya yang secara profesional akan bekerja sama dalam menangani pasien mulai dari tahap promotif, preventif, diagnosa, terapi hingga tindakan rehabilitatif.

Sementara Head Marketing Corporate & Public Relation Eka Hospital, Erwin Suyanto menambahkan, kehadiran pusat layanan Diabetes Connection Care Eka Hospital menjadi Rumah Sakit swasta pertama yang memiliki pusat layanan terintegrasi untuk diabetes melitus di Indonesia.

“Kami berharap dapat membantu lebih banyak lagi pasien dengan masalah diabetes, mendapatkan penanganan dan tindakan secara komprehensif hingga melakukan perawatan secara berkala,” ungkapnya.

Selain diresmikannya Pusat Layanan Diabetes Connection Care, Eka Hospital berhasil mencatatkan Rekor Muri dengan kategori Rumah Sakit pertama yang melayani pemeriksaan rapid test dan gula darah gratis melalui metode drive thru selama satu bulan. Kegiatan yang telah digelar serentak di 4 lokasi yaitu Eka Hospital BSD, Pekanbaru, Cibubur, dan Bekasi memiliki peserta terbanyak yakni, 11.231 orang. (nad)

Komentar Anda

comments