2 RSUD Segera Operasi, Pemkot Tangsel Terus Tingkatkan Layanan Kesehatan

oleh -
RSU Tangsel di Pamulang. Foto: Dok

Palapanews.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus melakukan optimasi pelayanan dalam bidang kesehatan. Terbaru, melalui Dinas Bangunan dan Penataan Ruang (DBPR), pemerintah daerah siap mengoperasikan dua Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) anyar.

Plt. Kepala DBPR Kota Tangsel, Ade Suprizal mengatakan dua RSUD tersebut yang segera diresmikan yakni RSUD di Pakulonan, Serpong Utara dan RSUD di Pondok Betung, Pondok Aren. Selain itu, DBPR juga merampungkan proyek pembangunan gedung 3 RSU Tangsel di Pamulang.

“Proses pembangunan dua RSUD sudah selesai, siap diresmikan dan segera dioperasikan,” kata Ade Suprizal menjelaskan kepada wartawan.

Rampung, proyek pembangunan RSU di Tangsel. Foto: Ist

Menurut Ade, proyek dua RSUD ini menelan anggaran sebesar Rp 311.174.130.000. Rinciannya, RSUD di Pakulonan menelan anggaran Rp80.650.210.000. Proyek ini dikerjakan PT Jaya Semanggi Enjiniring mulai 30 Desember 2019 sampai 30 Desember 2021.

Proyek kedua, yakni Gedung 3 RSU Tangsel dengan nilai kontrak Rp230.523.920.000. Waktu pelaksanaan 520 hari kalender dari 30 Oktober 2018 sampai 01 April 2020 yang digarap PT Mam Energindo sebagai kontraktor.

“Alhamdulillah kedua proyek pelayanan kesehatan berupa bangunan RSUD tahun ini selesai dikerjakan. Rencananya, akhir tahun ini akan diresmikan untuk segera dioperasikan,” Ade Suprizal menambahkan.

Ade menjelaskan, pembangunan dua rumah sakit (RS) di kawasan Pakulonan, Serpong Utara dan Pondok Betung, Pondok Aren pada akhir tahun 2020 telah rampung. Penambahan gedung rumah sakit ini, diakuinya tercatat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RJMD) dibawah kepemimpinan Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany.

“Sesuai dengan RPJMD diakhir kepemimpinan Bu Wali dengan target penambahan dua rumah sakit hari ini, dalam tahapan finishing selesai fisikal akhir tahun ini. Tahun depan kita bisa launching terpenuhi SDM dan peralatannya, mudah-mudahan di akhir kepemimpinan Bu Wali sudah bisa dioperasionalkan rumah sakit baru itu,” katanya.

Ade menambahkan, dalam pembangunan RSU tahap tiga tersebut dibangun dua gedung, yakni satu gedung dengan empat lantai dan satu gedung delapan lantai. Untuk gedung empat lantai nantinya akan digunakan untuk ruang cuci baju pakaian, ruang perawat, ruang alat medis. Sedangkan gedung 8 lantai akan digunakan untuk instalasi gawat darutat (IGD), laboratorium, radiologi dan lainnya.

“Lantai 5 sampai 7 untuk rawat inap dengan jumlah 106 tempat tidur. IGD ini akan menggantikan ruang IGD di gedung pertama yang ukurannya kurang mumpuni,” tandasnya. (adv)

Komentar Anda

comments