Legislator PAN Minta Kesehatan dan Keamanan Jadi Prioritas saat Pilkada

oleh -
Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay. Foto: Parlementaria

Palapanews.com- Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay menegaskan, KPU, Bawaslu, dan DKPP diharapkan mampu berperan aktif menertibkan paslon dan para pendukungnya. Harus ada aturan tegas yang diberlakukan.

Menurutnya, para paslon dan pendukungnya yang tidak menjalankan protokol kesehatan harus ditindak tegas. Bahkan, bila perlu didiskualifikasi kepesertaannya dalam Pilkada kali ini.

Pernyataan legislator Partai Amanat Nasional (PAN) ini terkait pada pendaftaran bakal pasangan calon (bapaslon) untuk Pilkada tahun ini di beberapa Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), banyak sekali yang mengabaikan protokol kesehatan. Ia menilai, ini sangat membahayakan keamanan dan kesehatan para kontestan dalam Pilkada. Apalagi, jumlah orang yang terpapar semakin hari semakin tinggi.

“Kalau perlu, aturan itu dapat mendiskualifikasi paslon. Kalau hanya sekadar teguran lisan dan tulisan, sepertinya tidak efektif. Aturan yang dibuat harus lebih tegas,” kata Saleh dalam rilisnya, Senin (14/9/2020).

Jika paslon dan para pendukungnya sudah bisa ditertibkan, legislator Dapil Sumatera Utara II ini mengatakan bahwa tahapan Pilkada bisa dilanjutkan.

Titik perhatian utama adalah keamanan dan kesehatan masyarakat. Itu yang harus dipastikan oleh para penyelenggara.

“Jangan sampai ada masyarakat yang terpapar hanya karena ingin ikut menegakkan demokrasi. Keselamatan dan kesehatan masyarakat haruslah menjadi prioritas. Keterlibatan semua pihak dalam hal ini sangat diperlukan,” seru pelaksana harian F-PAN DPR tersebut. (red)

Komentar Anda

comments