Pengurus RT-RW di Tangsel Didorong Aktif Cegah Penularan Covid-19

oleh -
Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie. Foto: Ist

Palapanews.com- Pengurus Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta terus berperan aktif menyosialisasikan protokol kesehatan Covid-19 kepada masyarakat. Ini seiring pemerintah daerah setempat yang fokus terhadap program pencegahan penularan Covid-19.

“Pemkot Tangsel sedang fokus terhadap program pencegahan penluaran Covid-19, sehingga membutuhkan peran serta masyarakat untuk membangun prilaku hidup sehat,” kata Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas RT dan RW di Kelurahan Pamulang Barat, Pamulang, Rabu (26/08).

Benyamin menambahkan, upaya pencegahan penularan Covid-19 terus dilakukan di bagian hulu ke hilir. Dimana masyarakat juga memiliki peran dalam proses pencegahan, dengan cara memastikan lingkungannya yang bersih dan mampu memenuhi protokol kesehatan yang sudah ditentukan oleh Pemerintah.

“Jadi, RT dan RW punya peran. Mengingatkan masyarakat, untuk mengenakan masker, rajin mencuci tangan dan lainnya. Dengan begitu, masyarakat bisa membantu pemerintah dalam proses penanganan Covid-19,” kata Benyamin.

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany. Foto: Ist

Sebelumnya, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany kembali memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sampai 6 September. Perpanjangan PSBB sudah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Banten bersama dengan pimpinan daerah di seluruh Tangerang Raya.

“Jadi intinya PSBB diperpanjang kembali,” ujar Airin dalam keterangannya, Minggu (23/8).

Dia menambahkan bahwa kebijakan mengenai pengentasan Covid-19 terus dilakukan. Seperti pengentasan dari hulu ke hilir. Pemerintah terus mengingatkan tentang pentingnya menjaga kesehatan serta kebersihan lingkungan.

“Jadi bagaimana kita menyadarkan bahwa memakai masker, menjaga jarak bukan lagi menjadi keharusan melainkan menjadi kebutuhan,” ujar Airin.

Airin juga menjelaskan bahwa saat ini pelayanan Covid-19 terus ditingkatkan. Salah satunya adalah dengan memastikan bahwa ruangan terhadap pasien positif sudah tersedia.

“Kalau ada OTG positif artinya harus isolasi mandiri. Kalau memang tidak bisa mandiri, artinya isolasi di Rumah Lawan Covid,” kata Airin.

Menurutnya dengan begitu pengentasan di kedua titik yaitu hulu ke hilir bisa dilakukan. Sehingga lebih maksimal. Meskipun saat ini, tingkat kesembuhan pasien terus meningkat. Dimana durasi terjangkit virus semakin sebentar. (adv)

Komentar Anda

comments