Mobil dr Tirta Dibobol Maling di BSD, Laptop dan Dokumen Penting Raib

Palapanews.com- Dokter Tirta Mandira Hudhi atau kerap disapa dr. Tirta yang dikenal dengan gaya nyentriknya, menjadi korban pecah kaca mobil di Jalan Artowijoyo, Kencana Loka Blok G, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Senin (4/5/2020).

Kejadian tersebut diketahui usai dirinya keluar dari salah satu resto The Crabbys untuk melakukan endorse. Dirinya terkejut melihat kaca sebelah kiri mobil sedan BMW hitam miliknya pecah.

Salah satu pegawai The Crabbys, Aldi (25) menjelaskan kejadian pecah kaca setelah dr Tirta mendatang lokasi untuk kebutuhan endorse.

“dr Tirta datang sekitar jam 6 sore, sekitar satu jam di dalam. Sempat istirahat sebentar minum teh, buka puasa, solat Maghrib. Enggak lama abis itu foto-foto dokumentasi, pas keluar mau pulang kacanya sudah pecah dibagian belakang sebelah kiri,” ujar Aldi di lokasi, Selasa (5/5/2020).

Aldi juga mengatakan, pada saat itu tidak ada suara alarm mobil bahkan suara pecahan kaca seperti dipukul. Namun, satu buah tas berisikan laptop dan berbagai dokumen penting hilang digondol kawanan maling.

Sementara itu, dalam akun instagram @dr.tirta mengunggah kejadian pecah kaca yang dialaminya di Jalan Artowijoyo, Kencana Loka Blok G.

“Kejahatan ada karena ada kesempatan. Baru mampir minimarket, ealah balik2 gini. Kaca mobil saya dipecah, alhamdulillah nyawa masih aman! Stay safe!” tulisnya.

Ia juga menjelaskan, bahwa tim-nya kehilangan, laptop dan dokumen, salah satunya hasil uji Alat Pelindung Diri (APD).

“Tim saya kehilangan 1 laptop dan beberapa dokumen, salah satunya hasil uji APD LOKAL wkakaakak jingak. Apa untungnya cuk nyolong berkas cuuuk,” tulisnya kembali.

Atas kejadian tersebut, dr Tirta langsung berkoordinasi dengan kepolisian dan mengucap syukur bisa selamat.

“Kami sedang berkoordinasi dengan polisi setempat untuk mengungkapnya. YANG PENTING SAYA BERSYUKUR NYAWA SELAMAT, GA DITEMBAK ,ALHAMDULILLAH!” ucapnya.

dr Tirta pun meminta agar kejadian ini tidak disangkutpautkan dengan isu konspirasi Covid-19 yang ramai ia sampaikan di media sosial.

“Btw : kejahatan ya kejahatan, jangan d sangkut pautin konspirasi yoww, intinya kemalingan hahaha, yg penting saya masih idup hehe. Kami tetap dan akan menjadi relawan. Beware guys :),” pungkasnya. (nad)