Susu Sapi vs Susu Kedelai, Mana yang Lebih Bernutrisi?

oleh -
Ilustrasi. Foto: Hellosehat

Palapanews.com- Setiap jenis susu memiliki keunggulan dan kekurangan, tergantung pola makan, selera, kesehatan, dan tentunya kebutuhan nutrisi Anda. Begitu pula halnya dengan susu sapi dan susu kedelai.

Guna menentukan mana yang lebih unggul, Anda perlu mencermati dan membandingkan kandungan nutrisi keduanya terlebih dulu.

Sebagai jenis susu yang paling umum dikonsumsi, susu sapi identik dengan kandungan nutrisi yang beragam. Akan tetapi, nutrisi pada susu sapi sebenarnya juga terkandung dalam susu alternatif berbahan kedelai. Jika demikian, mana dari kedua jenis susu ini yang lebih kaya kandungan nutrisinya?

Perbandingan nutrisi susu sapi dan susu kedelai

Susu sapi adalah hasil produksi langsung dari hewan sehingga komposisi nutrisinya kompleks dan mengandung setiap jenis nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Di sisi lain, susu kedelai mengandung berbagai zat gizi nabati dengan beragam manfaat bagi kesehatan.

Berikut perbedaan nutrisi susu sapi dan susu kedelai berdasarkan jumlah dan jenisnya.

1. Energi

Susu merupakan salah satu sumber energi terbaik bagi tubuh. Energi pada susu sapi dan kedelai berasal dari kandungan protein, karbohidrat, dan lemak. Pengecualian ada pada susu skim yang hampir tidak mengandung lemak sama sekali.

Segelas susu sapi whole milk (244 mL) mengandung sekitar 146 kkal energi. Susu sapi rendah kalori mengandung 102 kkal energi. Sementara itu, susu skim yang kandungan lemaknya paling sedikit hanya memberikan tubuh Anda energi sebanyak 83 kkal.

Kalori pada susu kedelai lebih rendah dibandingkan susu hewani. Segelas susu kedelai (200 mL) mengandung 80-100 kkal energi sehingga cocok bagi Anda yang sedang menurunkan berat badan.

2. Karbohidrat

Susu sapi mengandung karbohidrat dengan jumlah yang berbeda tergantung jenisnya. Segelas susu murni (whole milk) mengandung 11 gram karbohidrat. Sementara susu rendah lemak dan susu skim mengandung karbohidrat lebih tinggi, yakni 12 gram.

Karbohidrat pada susu kedelai lebih sedikit daripada susu sapi. Pasalnya, produk ini tidak memiliki laktosa, yakni karbohidrat yang ada pada susu sapi. Segelas susu kedelai mengandung 8 gram karbohidrat, tapi karbohidrat pada susu kedelai dengan gula tambahan biasanya lebih tinggi.

3. Protein

Protein adalah salah satu nutrisi yang paling banyak terkandung dalam susu. Segelas susu murni mengandung 7,9 gram protein, susu rendah lemak 8,2 gram protein, dan susu skim mengandung hampir 8,3 gram protein. Jumlah ini dapat memenuhi 11-15 persen kebutuhan protein harian Anda.

Tidak kalah dari susu sapi, susu kedelai tanpa gula mengandung 7 gram protein. Protein nabati dari susu kedelai juga sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung dan peredaran darah, seperti dilansir dari Cleveland Clinic.

4. Lemak dan kolesterol

Segelas susu murni mengandung 7,9 gram lemak. Sementara itu, kandungan lemak pada susu rendah lemak tak sampai 3 gram. Jika Anda mencari susu dengan lemak paling sedikit, susu skim yang mengandung 0,2 gram lemak tentu menjadi juaranya.

Susu kedelai juga mengandung lemak seperti halnya susu sapi. Namun, lemak pada susu kedelai terbilang rendah, yakni sekitar 4 gram. Minuman ini juga tidak memiliki kolesterol dan hanya mengandung sedikit lemak jenuh sehingga baik bagi jantung.

5. Mineral

Susu sapi mengandung vitamin dan mineral yang amat beragam, tapi yang terkandung dalam jumlah banyak antara lain vitamin B2, vitamin B12, kalsium, dan fosfor. Susu sapi terkadang juga diperkaya vitamin D untuk memenuhi kebutuhan vitamin harian.

Susu kedelai juga mengandung vitamin B kompleks, kalsium, dan fosfor, tetapi dengan jumlah yang lebih sedikit. Maka dari itu, produk ini sering kali perlu diperkaya dengan vitamin dan mineral yang secara alamiah terdapat pada susu sapi.

Mana yang lebih bernutrisi, susu sapi atau susu kedelai?

Susu kedelai sering digunakan sebagai alternatif dari susu sapi. Hal ini bukan tanpa alasan, sebab kandungan nutrisi kedua minuman ini bisa dibilang cukup setara. Guna memilih mana yang lebih unggul, Anda perlu menyesuaikannya dengan kebutuhan.

Susu sapi lebih unggul dalam kandungan protein, lemak, serta berbagai vitamin dan mineral. Susu sapi cocok untuk anak dalam masa tumbuh kembang dan merupakan sumber nutrisi yang sangat baik bagi orang dewasa.

Namun, susu sapi mengandung lemak jenuh dan kolesterol. Orang yang alergi protein susu sapi atau mempunyai intoleransi laktosa juga tidak dapat mengonsumsinya.

Anda perlu lebih cermat memilih jenis susu sapi atau menggantinya dengan susu alternatif.

Susu kedelai mengandung lebih sedikit kalori dan proteinnya cukup tinggi untuk ukuran produk nabati. Banyak produk susu kedelai kini diperkaya dengan vitamin A, B, D, serta mineral. Minuman ini pun tidak mengandung lemak jenuh dan kolesterol.

Selain itu, susu kedelai juga kaya akan antioksidan, fitoestrogen, serta senyawa sejenis yang hanya terkandung dalam produk nabati.

Senyawa-senyawa dalam susu kedelai tersebut mampu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, memelihara kesehatan tulang dan otak, hingga membantu mengurangi risiko kanker.

Setelah menilik perbandingan antara susu sapi dan susu kedelai, ternyata keduanya memiliki kandungan nutrisi yang sama-sama baik. Pilihlah jenis susu yang sesuai dengan kebutuhan keseharian Anda. (*)

Sumber: Hellosehat

Komentar Anda

comments