Soal Banjir, Pemkot Tangerang Surati Kementerian PUPR

oleh -

Palapanews.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menyurati Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Surat tersebut berkaitan dengan penanganan perbaikan tanggul jebol yang tak bisa ditangani pihak Pemkot Tangerang.

“Sudah kita surati ke Kementerian PUPR untuk permintaan berkaitan dengan kejadian banjir di luar kemampuan kita dalam mengatasinya. Kita membutuhkan bantuan,” ujar Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Decky Priambodo, Rabu, 8 Januari 2020.

Decky mengatakan, pascabanjir yang merendam sebanyak 294 titik tersebut membuat pihaknya menyurati Kementerian PUPR untuk membantu mengatasi persoalan banjir. Ia meminta Kementerian PUPR turut berperan dalam memperbaiki tanggul-tanggul yang jebol, karena penanganan sejumlah sungai seperti Kali Cisadane, Angke, dan Cirarab kewenangannya berada di pemerintah pusat.

“Intinya meminta bantuan. Bagaimana meminta bantuan penanggulangan tanggul-tanggul yang jebol,” katanya.

Pascabanjir, Decky menambahkan, Pemkot Tangerang telah berupaya mengantisipasi banjir susulan. Lanjutnya, pihaknya telah menerjunkan tim untuk memperbaiki sejumlah tanggul yang jebol.

Saat ini, menurut Decky perbaikan tanggul hanya dilakukan dengan menggunakan karung yang diisi pasir untuk menutupnya sementara.

“Di Sungai Cisadane kemarin rata air kelebihan makanya meluap. Padahal desain yang mereka lakukan lebih dari 50 tahunan. Itu artinya kelebihan curah hujan lebih dari 50 tahunan sehingga tak mungkin kita tangani sendiri. Terus ada beberapa misalnya situ-situ yang di luar kewenangan kita,” jelasnya.(rik)

Komentar Anda

comments