Banyak Peminat, IKEI Gelar Sertifikasi Operator Genset Gelombang II

oleh -
Peserta Pelatihan dan Sertifikasi Genset saat sessi praktek. foto : budi

Palapanews.com – Semakin diminati peserta, Ikatan Engineer Indonesia (IKEI) menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Operator PLTD/Genset gelombang kedua. Karena setelahnya, semua peserta dijamin mengantongi sertifikat terakreditasi Kementerian ESDM.

Sebagai tenaga operator Genset, para peserta semakin menyadari pentingnya memiliki bukti sertifikasi untuk kepentingan dirinya sendiri, maupun lembaga tempatnya bekerja. IKEI juga semakin mendapat kepercayaan sebagai organisasi yang memfasilitasi dan menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi tersebut.

Kali ini, Pelatihan dan Sertifikasi Operator PLTD/Genset berlangsung dua hari pada Sabtu-Minggu, 16-17 Nopember 2019 masih bertempat di Hotel Ibis Gading Serpong, Tangerang. Jumlah peserta mencapai total 31 orang. Mereka tidak hanya member IKEI, tapi juga banyak berasal dari non-anggota.

Usep Saparudin, salah seorang peserta mengakui baru kali ini dia mengikuti sertifikasi keahlian Genset. Dia sangat bersyukur IKEI menyelenggarakan program ini, karena menurutnya hal ini sangat bermanfaat terkait pekerjaannya sebagai Koordinator Teknik di RSU Kabupaten Tangerang.

“Hari ini saya berdua dari RSU Kabupaten Tangerang. Pada pelatihan pertama sudah ikut dua orang. Selanjutnya saya akan rekomendasikan temen operator lainnya,” terang Usep yang sudah setahun lebih tercatat sebagai anggota IKEI yang diketuai Agus Salim saat dijumpai di sela acara, Sabtu (16/11/2019).

Sementara Agus Salim, Ketua Umum IKEI mengutarakan pada gelombang dua ini para Assesor Kompetensi masih berasal dari PT. Sertifikasi Kompetensi Mandiri (SKM) sebagai salah satu lembaga sertifikasi yang unggul di Indonesia.

“Sertifikasi Ini penting, tak hanya bagi karyawan dan pihak perusahaan namun juga bagi pemerintah sendiri. Karenanya dengan adanya kegiatan ini, pemerintah pun terbantu, program-programnya jadi terlaksana,” jelas Agus.

Untuk itu Agus berharap agar pihak pemerintah dalam hal ini, pihak kementerian juga lebih jeli serta memberikan perhatian pada asosiasi yang mefasilitasi kegiatan pelatihan dan sertifikasi. Misalnya dengan memberikan fasilitas bantuan sertifikasi gratis, karena masih banyak sekali yang belum tersentuh sertifikasi. (bd)

Komentar Anda

comments