Digelar Desember, Musisi 4 Generasi Bakal Meriahkan Konser Icefest

oleh -
Press conference Icefest 2019. Foto: ist

Palapanews.com- Empat musisi lintas generasi siap memeriahkan Icefest Music Concert 2019. Konser musik akhir tahun yang mengusung tema Journey of Ice ini diselenggarakan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, selama empat hari, yaitu pada 23, 26, 27, 29 Desember 2019.

Icefest sendiri merupakan pedesaan musim dingin dengan suhu hingga 10 derajat celcius yang akan hadir mulai dari 19 hingga 29 Desember 2019. Dalam gelaran yang disponsori oleh BCA ini, pengunjung nantinya akan merasakan secara Iangsung berbagai pengalaman dengan unsur-unsur edukasi, hiburan, kuliner dan juga pengalaman berbelanja yang dikemas dalam nuansa musim dingin.

Untuk menggambarkan suasana di Icefest, pengunjung dapat menikmati indahnya desa dengan suasana siang hari dan pemandangan desa dengan Iampu-Iampu yang mudah di malam hari yang dikenal dengan AM/PM Experience.

CEO MICE dan Event Business Sinarmas Land, Alim Gunadi mengatakan, konser berawal dari semangat memajukan industri musik Tanah Air. Nantinya, akan ada Icefest Music Concert 2019 yang akan mengumpulkan musisi-musisi terbaik dari setiap generasi.

“Kami ingin mengembangkan talenta musisi Indonesia yang sebenarnya berkualitas, tetapi skalanya itu tidak besar. Dalam konser ini kami hadirkan musisi dengan warna musik yang beragam, serta membungkus pertunjukan dengan konsep yang menarik. Konser ini juga bisa dinikmati semua kalangan usia,” ujar Alim Gunadi saat jumpa pers Icefest Music Concert 2019, di kawasan Jakarta Selatan, Senin (11/11/2019).

Alim pun menjelaskan, para musisi nantinya tampil dengan rangkaian konsep cerita yang berbeda. Seperti, Rendy Pandugo feat Ardhito Pramono yang mewakili semangat generasi millenial. Duo musisi yang tengah naik daun ini akan tampil pada 23 Desember 2019 dengan konsep pertunjukan bertajuk Write Your Journey. Konsep cerita tersebut mencerminkan kehidupan anak-anak yang sangat suka bermain, berimajinasi, dan juga gemar mencoba hal baru dalam hidupnya.

Kemudian, pada hari selanjutnya Icefest Music Concert akan mengajak penonton untuk bernostalgia ke tahun 80-an, yang akan diwakilkan oleh KLa Project. Nantinya, grup musik yang beranggotakan, Katon Bagaskara, Romulo Radjadin (Lilo), dan Adi Adrian ini akan berbagi keseruan dan kejutan.

Grup yang didirikan sejak 1988 ini membawa konsep Living Legend Never End. KLa nantinya tidak hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi penonton untuk menjadi sosok yang bermanfaat dan melegenda.

“Kami tidak membawakan lagu baru, tetapi kami selalu aransemen kembali lagu-lagu hit KLa. Sehingga saat tampil penonton bisa mendapat ambience yang berbeda. Kami pernah bikin KLa yang dipadukan dengan unsur etnik, akustik, sampai elektronik. Banyak hal yang sudah kami buat, dan tinggal ditunggu kami akan mainkan yang mana,” papar Katon.

Tak sampai di situ, pada 27 Desember nanti konser ini menyuguhkan penampilan dari Vina Panduwinata yang berkolaborasi dengan grup musik milenial, Close Friend. Kolaborasi ini diyakini akan menjadi penampilan yang meriah dan juga dinanti pengunjung lintas generasi, terlebih konsepnya sangat cocok dengan kolaborasi ini yaitu Maturity Beyond Diversity.

“Penonton bisa nostalgia dan sing a long, tetapi sekaligus juga bisa merasakan warna baru dari lagu-lagu hit Mama Ina nanti. Lagu yang akan dibawakan telah kami aransemen bersama dengan nuansa elektronik pop, akustik, dan juga medley. Tujuan kami berkolaborasi agar lagu Mama Ina bisa merangkul semua kalangan usia,” ungkap penggebuk drum Close Friend, Ikmal Tobing.

Sedangkan hari terakhir, dilanjutkan dengan konsep konser Loving Your Life. Bersama musisi bersuara syahdu, Glenn Fredly penonton akan diajak untuk mengarungi indahnya rasa kasmaran, sekaligus rasa pahit karena patah hati.

Sistem untuk pemesanan tiket konser terdapat lima kategori yaitu Diamond, Platinum, Gold, Silver, dan Bronze. Dengan harga yang ditawarkan mulai dari Rp350.000 sampai Rp1 juta. Sedangkan untuk para penggemar Glenn Fredly, harga tiket akan sedikit mahal Rp50.000 di setiap kelasnya. (red)

Komentar Anda

comments