Jadi Pengedar Narkoba, Pemain Sinetron Madun Dibekuk Polres Tangsel

oleh -

Palapanews.com- Ibnu Rahim, salah satu artis dan pemain sinetron Madun yang pernah tayang di salah satu televisi swasta diamankan Satres Narkoba Polres Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (23/10/2019). Ia ditangkap lantaran tersandung kasus narkoba.

“Kami tangkap dua orang yang terlibat peredaran dan penggunaan narkotika jenis sabu dan ekstasi, keduanya ditangkap di wilayah Tanah Abang, Jakarta Pusat,” kata Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan di Mapolres Tangsel, Kamis (24/10/2019).

Menurut Ferdy, dua orang yang ditangkap yakni Ibnu Rahim (19) dan Arif Budianto (27) atas pengembangan tersangka sebelumnya yang telah ditangkap.

“Sebelumnya kami menangkap tersangka atas nama BDS, kemudian mengembang ke kedua tersangka lain yang mana 1 tersangka atas nama Ibnu Rahim pernah membintangi salah satu sinetron,” ujarnya.

Saat digeledah, kedua pelaku akan bertransaksi dan di dalam tas yang dibawa Ibnu terdapat tiga bungkus plastik klip kecil bening yang di dalamnya berisikan narkotika jenis sabu. Selain itu, ditemukan juga satu plastik klip kecil bening berisi lima butir ekstasi merk Philipp Plein.

“Selain kita dapati narkotika di dalam tasnya, terdapat satu buah cangklong berbahan kaca untuk menghisap narkotika jenis sabu, kedua orang ini setelah kita introgasi ternyata menjual dan pengguna juga,” ungkapnya.

Kedua tersangka juga mengatakan, bahwa sabu dan ekstasi tersebut didapat dari salah seorang yang tidak dikenalnya jaringan salah satu lapas yang ada di Jakarta.

“Pengakuan Ibnu Rahim, ia dapat narkotika jenis ekstasi sebanyak 20 butir, 4 butir dijual dengan harga Rp250 sampai Rp300 ribu 8 butir ditukar dengan narkotika jenis sabu dan 3 butir dikonsumsinya,” imbuhnya.

Kedua tersangka, lanjut Ferdy, dikenakan pasal 114 ayat 1 dan pasal 112 ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara.

“Kedua tersangkan berikut barang bukti sabu sebanyak 1,06 gram, satu buah cangklong kaca, dan lima butir ekstasi kami amankan guna pemeriksaan lebih lanjut,” pukasnya. (nad)

Komentar Anda

comments