Hebat, 2 Penyandang Tunanetra Ikut Lomba Masak Master Chef

oleh -
Seru, kegiatan Master Chef yang digelar Danish Culinary School. Foto: Nad

Palapanews.com- Antusias luar biasa dari para peserta terlihat saat mengikuti lomba Masakan Terkini (Master) Chef UKM, yakni pelatihan kuliner non profit yang diselenggarakan Danish Culinary School BSD di Kandang Jurang Doank, Sawah Baru, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu (25/8/2019).

Mengangkat tema masakan Streetfood Milenial, ada 2 dari 25 peserta Master Chef UKM yang merupakan penyandang tunanetra. Mereka, yakni Aryani Sri Ramadhani dan Endah. Keduanya menunjukan semangat luar biasa.

“Di rumah biasa masak jadi enggak ada kesulitan. Adaptasi pun cepat. Acaranya seru banget. Jadi tau gimana mekanisme lomba itu kaya gimana, penilaiannya kaya gitu, kebersihannya juga dinilai. Pokoknya seru!” ceritanya.

Dengan adanya lomba ini, Yani ingin membuktikan kepada penyandang tunanetra lainnya, bahwa kepercayaan diri itu penting meski mempunyai kekurangan fisik.

“Karena emang enggak semua temen tunanetra mau masak, jarang temen-temen yang mau masak. Bukan karena gak mau, tapi karena keterusan dan kepercayaan dirinya enggak ada. Ini penting buat ningkatin percaya diri,” jelas Yani.

Sementara itu, penggagas acara Taufik Hidayat Syah sekaligus pemilik Danish Culinary School mengatakan, bahwa awalnya ini merupakan inisiasi dari teman-teman UKM kuliner yang ingin sekali diadakan pelatihan kuliner yang bisa praktek sendiri, tetapi dengan harga terjangkau bagi pelaku UKM maupun Ibu rumah tangga.

“Alhamdulillah Allah memberi jalan untuk membuat event pelatihan kuliner ini dengan konsep yang unik, seru dan pertama kali diadakan. Pelatihan Kuliner yang mengusung konsep kompetisi seperti acara Master Chef. Sehingga pelatihannya tetap didapatkan secara individu dan mereka juga mengenakan pakaian ala chef,” ungkap Taufik.

Berkat dukungan dari semua pihak Master Chef UKM ini juga sampai diikuti peserta yang datang dari Jabodetabek.

“Teman-teman UKM lain yang mendaftar sudah penuh dari mulai pedagang kecil, ibu rumah tangga, sampai tokoh masyarakat UKM pun ikut mendaftar dalam acara ini,” bebernya. (nad)

Komentar Anda

comments