Nikmatnya Makan Pecak Ikan di Bawah Pohon Durian

oleh -
Salah satu pengunjung tengah menyiram kuah pecak keatas sajian ikan gurame. Foto: Nad

Palapanews.com- Pecak Durian atau pecak duren. Demikian sebutan warung yang menyajikan pecak ikan dan hidangan lain yang berada di bawah pohon durian, tepatnya di Kampung Koceak, Jalan Ranca Bulan, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan (Tangsel).

Bukan hanya menyajikan pecak ikan, warung tradisional milik Arsini ini juga menyajikan beragam menu lain, seperti bakwan udang, bakwan jagung, tumis pare, tumis jamur, ayam goreng, jengkol, pete dan sayur asam.

“Saya jualan pecak udah tiga tahun, sebelumnya warung ini jualan nasi sop, soto babat dan sayur asem sudah puluhan tahun,” katanya saat ditemui di warungnya, Jumat (22/3/2019).

Menurutnya, banyak pembeli datang dari berbagai daerah untuk menikmati hidangan dengan bumbu dari kuah pecak, yang terdiri dari cabai, jahe, jeruk limo dan bawang. Kemudian bahan- bahan tersebut di ulek lalu di siram dengan air panas.

“Yang makan kesini biasanya memang pesan pecak ikan, kemudian ditambah lauk- lauk lainnya. Kalau siang biasanya ramai banget banyak orang kantoran yang makan disini,” imbuhnya.

Untuk pecak, kata Arsini ada pecak ikan mas, mujair, belut, nila dan gurame, dengan harga mulai dari Rp 12 ribu hingga Rp 45 ribu tergantung pilihan ikan yang hendak dimakan.

“Disini buka dari jam 06.00 wib sampai jam 18.00 wib dan saya dibantu 10 orang karyawan, mulai dari yang bersihin ikan sampai yang melayani pengunjung yang mau makan,” ungkapnya.

Apabila warung pecak duren ini sedang ramai, pengunjung biasanya langsung mengambil lauk makanannya sendiri kemudian pengunjung memesan pecak ikan. (nad)

Komentar Anda

comments