Pemeriksaan Kesehatan di Posbindu PTM Kurangi Angka Kematian

oleh -
Seorang lansia menjalani pemeriksaan kesehatan. Foto: Nad

Palapanews.com- Adanya pemeriksaan kesehatan bagi puluhan masyarakat usia lanjut (lansia) di Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM), bertujuan untuk menekan tingginya angka kesakitan dan angka kematian tertinggi di Indonesia terutama pada kasus hipertensi dan diabetes.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Puskesmas Pondok Betung, dr Alwan saat Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Tangsel melakukan kegiatan sosial dan pemeriksaan kesehatan bagi puluhan masyarakat usia lanjut (lansia) di Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM), Jalan Wadassari 2 RT 03/02 Pondok Betung, Pondok Aren, Tangsel, Kamis (21/3/2019).

“Ini sebagai upaya preventif dan promotif bagi lansia. Maka itu, kita berharap mereka mengunjungi Posbindu secara berkala. Nah, kali ini sebanyak 50 lansia diperiksa hipertensi, gula darah dan kolesterol,” ujarnya.

Lanjut Alwan, cardiovascular sebagai angka kematian tertinggi yang biayanya bisa ditanggung negara, seperti BPJS. Sedangkan di Posbindu, pemeriksaan sebagai upaya pencegahan untuk satu orang tidak lebih dari Rp100 ribu.

“Seperti stroke dan jantung koroner yang bisa terdeteksi 5 sampai 10 tahun sebelum serangan. Oleh sebab itu, sebaiknya masyarakat melakukan pengecekan rutin agar bisa dilakukan intervensi lebih awal,” ungkap Alwan.

Dalam kesempatan pemeriksaan kesehatan yang berlangsung tersebut, turut hadir Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tangsel Bima Suprayoga, Ketua IAD Tangsel Evi Bima Suprayoga, Lurah Pondok Betung Kamaludin, para jaksa di Kejari Tangsel dan para kader Posbindu lansia. (nad)

Komentar Anda

comments