Dari Lesehan, Pemuda Curhat ke Walikota Tangerang Soal Ruang Publik

Palapanews.com- Kota Tangerang dalam hitungan hari akan menginjak usia 26 tahun, berbagai upaya dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) dan pembangunan infrastruktur.

Salah satu cara yang dilakukan oleh Pemkot Tangerang untuk meningkatkan partisipasi masyarakat adalah digelarnya Lesehan Karya Pemuda yang diinisiasi oleh DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tangerang.

Lesehan Karya Pemuda ini melibatkan puluhan pemuda Kota Tangerang diantaranya ketua OSIS dari SMA/SMK, mahasiswa, seniman, musisi se-Kota Tangerang dan disuguhi pentas – pentas seni seperti Tarian, Akustik, Vocal Group, Musikalisasi Puisi dan masih banyak lagi.

Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, ditengah Kota Tangerang yang berulang tahun ke-26 ini, Pemerintah Kota Tangerang terus berupaya agar Kota Tangerang menjadi kota yang layak huni.

“Kita Pemkot Tangerang terus berupaya nih, bagaimana caranya agar Kota Tangerang ‘makin Asik’ agar layak dihuni, layak dikunjungi dan kota yang cerdas agar adik – adik juga merasa nyaman tinggal di Kota Tangerang,” imbuh Arief.

“Pada kesempatan ini sebenernya saya ingin denger masukan aja nih dari adik – adik semua, apa sih yang diinginkan dari Kota Tangerang sehingga kota ini bisa berbuat lebih untuk kalian,” tanya Arief didepan para pemuda.

“Ayo ngacung yang mau kasih saran atau aspirasinya, saya kasih hadiah nih yang ngacung,” lanjut Arief.

Menanggapi saran dari salah satu peserta yang menyampaikan soal kebutuhan ruang publik, Arief menyampaikan, Kota Tangerang saat ini memang sedang berbenah diri untuk mempercantik kota dengan melengkapi diri dengan ruang-ruang publik yang bisa menjadi sarana rekreasi dan olahraga masyarakat.

“Sebenernya kita nggak kekurangan ruang, kita sudah membuka ruang – ruang publik, apa tuh ruang publik ? itu yang sudah menjadi taman,” jelas Arief di depan para pemuda.

“Itu semua ruang publik semata – mata hanya untuk masyarakat, sekarang sudah nggak ditembok atau di pager semua kita buka agar masyarakat bisa pergunakan,” ucapnya.

“Pake aja tuh taman mau ngapain kek, selama untuk hal – hal yang positif,”

“Artinya apa, semua fasilitas yang dibuat oleh Pemerintah itu bukan untuk saya atau kamu tapi untuk kita semua,” jelas Arief.(ydh)