58 Warga Gangguan Jiwa di Tangsel Masuk DPT Pemilu 2019

oleh -
Ilustrasi.

Palapanews.com- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus menyempurnakan data pemilih untuk Pemilu 2019 ini. Bahkan dalam penyempurnaan data tersebut terdapat 50 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang terdaftar sebagai pemilih.

Anggota KPU Kota Tangsel Divisi Data, Ajat Sudrajat mengatakan ke-58 ODGJ tersebut masuk dalam daftar ratusan pemilih difabel yang ada di Tangsel. Kata dia, mereka terdata karena memang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) sesuai dengan domisili sebenarnya. Sehingga harus tetap didata dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Dalam DPT Hasil Perbaikan belum lama ini memang ada sebanyak 58 warga Tangsel yang OGDJ ini terdaftar di DPT dan ini sudah menjadi aturannya mereka untuk tetap didata,” katanya.

Disinggung lebih lanjut apakah ada pula OGDJ yang ada di jalan-jalan terdaftar dalam DPT Kota Tangsel pada Pemilu 2019 ini. Ajat mengatakan bahwa mereka yang didata adalah yang benar-benar memiliki KTP.

“Bukan yang dijalan-jalan itu yang kita data, jadi yang ada di yayasan dan di rumah yang kebetulan pada saat pencocokan dan penelitian terdapat ada warga yang OGDJ dan memenuhi persyaratan sebagai pemilih,” kata pria yang pernah mendapatkan sanksi teguran keras dari Komisi Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) ini.

Sementara, untuk sistem pencoblosan atau pengambilan keputusan di bilik suara atau Tempat Pemungutan Suara (TPS) nanti, apakah para pengidap OGDJ ini perlu pendamping atau tidak. Ajat mengatakan saat ini aturan khusus untuk masalah tersebut belum keluar.

“Soal pendampingannya nanti seperti apa, apakah wagra OGDJ ini akan didampingi pada saat pencoblosan atau bagaimana nantinya kami masih menunggu lebih lanjut Peraturan KPU mengenai pemungutan dan penghitungan suara. Jadi aturan khusus untuk belum keluar,” paparnya. (nad)

Komentar Anda

comments