Palapanews.com- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pandeglang menggelar aksi demonstrasi di halaman kantor Kejaksaan Negri Pandeglang, Kamis (22/11/2018).
Ketua Umum HMI Cabang Pandeglang, Fikri Anidzar Albar mengatakan aksi ini untuk menyikapi stagnannya kualitas infrastruktur yang dibangun di Pandeglang. Mahasiswa juga menduga, ada pengurangan spesifikasi bangunan atau proyek oleh pihak kontraktor.
“Pemkab Pandeglang sedang menggenjot pembangunan infrastruktur, hanya saja kualitasnya mengalami stagnansi. Ini terjadi di semua proyek,” katanya menjelaskan.
Maka itu, ia berharap Tim Pengawal, Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) yang dibentuk di Kejaksaan Negeri (Kejari) seluruh Indonesia, termasuk Pandeglang bisa mengawasi penggunaan anggaran sesuai perencanaan dan tata kelola.
“Kami HMI Cabang Pandeglang menuntut TP4D untuk mengawasi dan mengamankan kegiatan proyek DPUPR, dan mengeluarkan surat rekomendasi, Blacklist Kontraktor Pelaksana, Konsultan Pengawas dan nama pemiliknya, untuk tidak melakukan kegiatan jasa kontruksi di lingkungan Kabupaten Pandeglang, di tahun-tahun anggaran selanjutnya, karena gagal dan jauh dari kualitas,” tandasnya.
Kordinator Lapangan, Ahmad Munirudin menambahkan aksi yang dilakukan ini sebagai bentuk upaya pengawalan dalam pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pandeglang.
“Kami berharap pihak Kejari harus lebih memfungsikan secara maksimal TP4D sebagai tim pengontrol infrastruktur bukan ada konspirasi di dalamnya mengingat bahwa TP4D ini penting dijadikan sebagai pengawasan,” tandasnya. (red)
