Palapanews.com- Insiden jatuhnya Pesawat Lion Air, dengan nomor penenerbangan JT 610, rute Jakarta menuju Pangkalpinang pada Senin (29/10/2018) meninggalkan duka bagi jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) di Indonesia.
Salah satu pejabat di Korps Adhiyaksa beralamat di Jalan H Sidup No 48 RT 004/RW 003 Rempoa, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), atas nama Dodi Junaidi turut menjadi korban jatuhnya pesawat itu. Dodi Junaidi, saat ini menjabat Kepala Seksi (Kasi) Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pangkalpinang.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangsel Bima Suprayoga menyampaikan duka mendalam atas jatuhnya pesawat Lion Air di Teluk Karawang itu. Ia bersama jajarannya, datang langsung ke kediaman Dodi Junaidi di Rempoa untuk memberikan support kepada keluar korban.
“Saya atas nama Keluarga Besar Kejaksaan, turut berduka cita atas musibah yang menimpa Sahabat Kami, Dodi Junaidi saat akan berangkat menunaikan tugas negara sebagai Kasi Pidsus Kejari Pangkalpinang Bangka Belitung. Kita doakan yang terbaik untuk Almarhum semoga husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.. Aamiin,” ungkap Bima kepada Palapanews.
Diketahui, ada 3 pegawai kejaksaan yang berada di pesawat nahas itu, yakni koordinator eselon 3 Andri Wiranopa, istri dan anaknya, Dodi Junaidi kasi pidsus Kejari Pangkalpinang, Sastiarta staf Kejati Babel, Sandi Johan Ramadhan jaksa fungsional Kejari Bangka Selatan. (nad)
