Minimarket di Depok Dilarang Display Rokok

Palapanews.com- Minimarket maupun warung kecil di Kota Depok, Jawa Barat dilarang mendisplay atau memajang segala macam produk rokok. Ini mengacu pada Surat Edaran Walikota Depok tentang larangan display penjualan rokok, mengiklankan dan mempromosikannya yang berlaku sejak akhir September 2018.

Kepala Satpol PP Kota Depok, Yayan Arianto mengatakan pihaknya mulai melakukan pengawasan aktivitas komersialisasi rokok tersebut di ruang publik. Kegiatan ini, juga dilakukan di ritel modern di seluruh Kota Depok.

“Kami bersama Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) No Tobacco Community (NOTC), melakukan pengawasan dengan mendatangi ritel-ritel modern di seluruh Kota Depok. Kami ingin memastikan, apakah Surat Edaran Wali Kota sudah diimplementasikan atau belum,” ujarnya.

Dikatakannya, saat ini terdapat 374 ritel modern di Kota Depok. Untuk itu, pihaknya membagi kelompok untuk melakukan penyisiran yang dibagi dalam tiga zona. Zona tersebut antara lain, zona timur wilayah Tapos, zona tengah wilayah Beji dan Pancoran Mas serta zona barat Cinere dan Limo.

“Selain mendatangi, kami juga melakukan sosialisasi lagi terkait Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Kami juga lakukan penindakan langsung, misal menurunkan iklan rokok saat itu juga atau menutup displai rokok bagi yang belum mematuhi,” katanya.

Sementara itu, Ketua LSM NOTC, Bambang Priyono mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pendampingan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam mengawal Perda KTR.

“Kami dari NOTC sangat mengapresiasi dan mendukung terus upaya yang dilakukan Pemkot Depok, karena larangan displai rokok di tempat-tempat penjualan ini diharapkan akan membantu dalam pengendalian konsumsi tembakau di Kota Depok,” pungkasnya. (kom/red)

Komentar Anda

comments