Pemkab Bombana Studi Banding Soal Kemiskinan

oleh -

Palapanews.com  – Pemerintahan Kota Tangerang Selatan menerima kunjungan Pemerintah Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara di Kantor Balai Kota Tangsel, Ciputat, Rabu (15/11/2017).

Wakil Bupati Bombana Johan Salim mengaku kedatangannya ke Tangsel dalam rangka penanggulangan kemiskinan. Dimana Kota yang masih terbilang baru berdiri ini percepatannya luar biasa.

“Hal tersebutlah yang mendorong kami untuk datang ke Tangsel. Kami berkunjung bersama  pimpinan tinggi Bombana, seperti kadis bappeda, dan asda dua, kepala dinas pertanian, kepala dinas pekerjaan umum, dan lainnya,” ungkap Johan.

Menurutnya, Kabupaten Bombana merupakan pemekaran dari Kabupaten Buto yang pada awalnya Bombana hanya kecamatan.

“Dari segi demografi hanya 186 ribu penduduk, 50 persennya bermata pencarian sebagai petani. Selebihnya adalah nelayan dan perdagangan,” kata Johan.

“Jumlah penduduk kami tumbuh sangat cepat, ketika masih dibawah 1 juta, tapi dalam jangka pendek langsung menjadi 1.4 juta jiwa. Kami memiliki visi misi dan ingin mewujudkannya hingga tahun 2021 agar penduduk Tangsel memiliki pribadi yang cerdas, berkualitas, dan berdaya saing,” ungkap Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie.

Salah satu aspek demografi yang menonjol, sebagai konsekuensi, pasca Idul Fitri kemarin penduduk musiman hampir mencapai angka 3000 jiwa. Rata-rata tanpa skill dengan hanya bermodalkan iming-iming dan satu sampai dua bulan uang habis, mulai mereka mengalami problem sosial.

“Itu yang membuat angka kemiskinan kita dinamis, tetapi pertambahan demograf kita ini terus berkembang,” kata wakil walikota.

“Pendapatan daerah Tangsel yang tertinggi dari PBB kami tercapai hampir 300 milyar, selalu tercapai diatas angka 80 persen,” kata Benyamin. (hms/bd)

Komentar Anda

comments