Tak Bawa KTP, 100 Warga Didenda Rp50 Ribu

oleh -
Petugas memeriksa kartu identitas pengendara di Jalan Raya Serpong.
Petugas memeriksa kartu identitas pengendara di Jalan Raya Serpong.

Palapanews.com- Sebanyak 100 pengendara yang melintas di Jalan Raya Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) harus menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring) dan membayar denda sebesar Rp50 ribu. Pasalnya, mereka tak membawa kartu identitas resmi saat melintasi lokasi Operasi Yustisi Kependudukan (OYK) di lokasi tersebut.

Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangsel, Heru Sudarmanto mengatakan operasi yustisi merupakan agenda rutin. Pada operasi kali ini, pihaknya memeriksa 2.375 warga yang melintas dan 100 orang di antaranya dikenai sanksi karena tak membawa kartu identitas.

“Dari hasil operasi yustisi yang keempat di tahun 2017 ini, didapati sebanyak 100 WNI yang melakukan tindak pidana ringan (tipiring). Mereka akan di beri sanksi administrasi, yakni denda senilai maksimal Rp 50 ribu untuk WNI dan maksimal Rp 100 ribu untuk WNA dan selebihnya ditentukan oleh Hakim dengan pertimbangan beberapa hal yang terkait pelanggaran,” kata Heru.

Operasi Yustisi Kependudukan, diakuinya sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan. Setiap warga negara Indonesia, menurutnya wajib membawa kartu identitas saat bepergian keluar rumah, meski tempuhnya tak jauh.

“Operasi Yustisi Kependudukan ini untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat, bahwa membawa kartu identitas saat bepergian itu penting Makanya, kami melakukan pembinaan dan penegakan hukum dalam administrasi kependudukan secara rutin di 7 kecamatan yang ada di Tangsel,” kata Heru. (nad)

Komentar Anda

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.