Waspada Ransomware, Jaringan Internet dan PC di Pemkot Tangerang Dimatikan

Palapanews.com- Untuk mengantisipasi virus Ransomware yang mampu menyerang dan mengunci data. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tangerang langsung melakukan imbauan keseluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Hal ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tangerang, Syamsul Bahri bahwa pihaknya sudah mengimbau keseluruh OPD untuk membackup data-data, dan mematikan seluruh jaringan serta perangkat komputer (PC).

“Seluruh data wajib dibackup karena dikwatirkan bisa diretas melalui Ransomware. Pasalnya, Ransomware akan menghantan data melalui PC,” kata Syamsul.

Syamsul menambahkan, untuk di Pemkot Tangerang sendiri, seluruh jaringan akan kembali normal pada hari ini. Intinya adalah backup data dimasing-masing OPD. Pasalnya Ransomware ini akan mengambil data dan menguncinya.

“Apabila sudah terambil dan dikuncinya data kita, maka mereka akan meminta tebusan untuk mengembalikan data milik kita sebesar 300 dollar per data,” pungkasnya.

Diketahui, Kementerian Komunikasi dan Informatika telah memastikan bahwa Indonesia merupakan salah-satu negara yang terdampak akibat serangan yang disebut sebagai ‘teroris siber’.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Kemenkoinfo, Sammy Pangerapan mengatakan, serangan siber ini bersifat tersebar dan masif serta menyerang critical resource (sumber daya sangat penting).

“Serangan ini bisa dikategorikan teroris siber,” kata Sammy Pangerapan dalam keterangan yang dirilis di situs resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika, Sabtu (13/05).

Di Indonesia, menurutnya, serangan peretas itu ditujukan ke Rumah Sakit Harapan Kita dan Rumah Sakit Dharmais di Jakarta. (ydh)