Sekolah Mitra LPTK Banten Siap Lanjutkan Praktik yang Baik

oleh -
Akhman Sarjito, Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan Kota Serang membuka acara. (ist)
Akhman Sarjito, Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan Kota Serang membuka acara. (ist)
Akhman Sarjito, Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan Kota Serang membuka acara. (ist)

Serang, PalapaNews.com – “Kota Serang sebagai kota pendidikan perlu meningkatkan sumber daya manusia seiring dengan perkembangannya sejak tahun 2007,” kata Akhman Sarjito, Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan Kota Serang.

Akhman Sarjito menilai pertumbuhan Kota Serang yang melesat cepat memerlukan tenaga SDM yang berkualitas melalui pendidikan yang bermutu. Maka itu, ia berharap sekolah yang berhasil menerapkan praktik baik mampu mencetak siswa-siswa berkualitas di masa mendatang.

Hal ini disampaikan dalam rapat kerja sekolah mitra LPTK yang diselenggarakan USAID PRIORITAS bekerjasama dengan UNTIRTA dan IAIN SMH Banten pada Jumat (29/7/2016).

Hadir sejumlah perwakilan kepala sekolah, guru dan komite sekolah yang berasal dari 18 sekolah mitra tingkat SD/MI dan SMP/MTs dan tersebar di Kabupaten Serang, Kota Serang dan Kota Cilegon.

“Kami mengundang sejumlah perwakilan sekolah dan madarasah mitra LPTK untuk mereviu capaian dan perkembangan praktik baik yang sudah terlaksana di sekolah, apalagi kami sudah berhasil menggelar pelatihan selama tiga kali,” kata Dr Naf’an Tarihoran, Spesialis LPTK USAID PRIORITAS Banten selaku Koordinator Penyelenggara.

Menurutnya, Modul satu berfokus pada PAKEM untuk SD/MI dan pembelajaran konteksual untuk SMP/MTs. Sedangkan Modul dua berfokus pada pendekatan saintifik. “Terakhir, modul tiga berfokus pada ketrampilan informasi,” tandasnya.

Naf’an menjelaskan bahwa peserta akan mendiskusikan rencana keberlanjutan praktik baik yang sudah diterapkan agar bisa ditingkatkan meski program USAID PRIORITAS sudah berakhir. Dalam kesempatan tersebut, peserta juga berbagi pengalaman praktik baik yang sudah dilaksanakan. Apong Latifah, guru SDN Sumber Agung Kota Serang menuturkan pengalamannya bahwa siswa jadi memahami pengelolaan uang dan perhitungan bilangan operasional dari praktik belajar berjualan.

“Dulu pengaturan duduk siswa seperti di dalam bis kota. Sekarang pengaturan duduk siswa sudah berkelompok sehingga memudahkan diskusi dan belajar bersama-sama. Duduk berkelompok juga memudahkan guru memantau aktivitas dan kinerja siswa selama pembelajaran,” kata Basroh Amirudin, guru MTsN 2 Kota Serang.

MTsN 2 Kota Serang adalah satu dari 18 sekolah mitra LPTK Banten yang berada di Kota Serang, Kota Cilegon dan Kabupaten Serang.

Selain dampak pembelajaran, praktik baik yang sudah diterapkan juga terlihat dalam peran komite sekolah dalam medukung kemajuan sekolah. Hal ini diakui oleh Encip Muhaimin, komite sekolah MIN 1 Kota Cilegon yang berhasil menggalang dana untuk pendirian masjid di sekitar madrasah.

“USAID PRIORITAS tidak hanya melatih guru saja, tetapi juga kepala sekolah dan komite sekolah dalam pelatihan manajemen sekolah,” kata Suhardi, Kepala MIN 1 Kota Cilegon.

Suhardi menyatakan peran kepala sekolah perlu untuk melaksanakan praktik yang baik usai pelatihan. “Kemajuan sekolah ditentukan dari peran kepala sekolah melalui kepemimpinan yang baik dan supervisi yang rutin diadakan,” katanya. (rls/ndo)

Komentar Anda

comments