RS Bhineka Bakti Husada Bantah Gunakan Vaksin Palsu

oleh -
Warga bisa datangi RSU dan Puskesmas Tangsel untuk vaksin ulang. (net)

RS Bhineka Bakti Husada Bantah Gunakan Vaksin Palsu

PALAPANEWS – Kementerian Kesehatan mengungkapkan bahwa salah satu rumah sakit di Tangerang Selatan (Tangsel) yaitu Rumah Sakit Bhineka Bakti Husada yang terletak di Jalan Cabe Raya, Pamulang menggunakan Serum anti Tetanus yang diduga palsu.

Serum anti tetanus tersebut yang seharusnya mengandung Serum anti Tetanus, malah ditemukan adanya kandungan Na dan CI di dalam serum tersebut.

“Pada tanggal 23 juni rumah sakit kami di sidak oleh Badan Pengawas Obat Dan Makanan provinsi Banten, ditemukan 22 botol serum yang diduga palsu, karena didapat dari distributor yg tidak resmi, sedangkan vaksin yang lain tidak bermasalah,” ujar Presiden Direktur PT Bhineka Bakti Husada, Fajar Sidiq,
Jumat (15/7).

Menurut Fajar pihaknya mendapatkan serum anti tetanus tersebut dari distributor tidak resmi yakni Langgeng Wijaya Medika sejak tahun 2014, karena persediaan serum tetanus yang ada di distributor resmi yakni Bio Farma sedang kosong.

“Kami membeli serum anti tetanus memang Dari distributor tidak resmi karena dari distributor resmi sedang tidak tersedia, sementara rumah sakit harus tetap tersedia serum anti tetanus nanti kalau tidak ada di tegur oleh Dinas kesehatan Tangsel,” ungkapnya.

Sampai hari ini, kata Fajar pihaknya belum mendapatkan informasi dari kementrian kesehatan dan BPOM provinsi Banten tentang barang yg diduga palsu tersebut, ia mengaku baru mendapat info hanya dari media.

“Saya tegaskan rumah sakit Bhineka Bakti Husada tidak ditemukan vaksin palsu hanya ada serum anti tetanus yang didapat dari distributor tidak resmi,” imbuhnya.

Sementara Kepala Dinas kesehatan Kota Tangsel Suharno pun berkomentar, untuk rumah sakit umum daerah dan puskesmas di Kota Tangsel di pastikan tidak ada vaksin palsu.

“Untuk rumah sakit yang diduga ada vaksin palsu kewenangannya ada di BPOM provinsi Banten, mereka yang memeriksa dan menguji laboratorium sample Dari vaksin tersebut. Satu minggu lagi hasil uji laboratoriumnya keluar,” imbuhnya.

Suharno juga mengatakan untuk masyarakat yang ingin anaknya mendapatkan vaksin ulang bisa datang ke puskesmas atau ke rumah sakit umum daerah Tangsel.

“Datang saja, nanti konsultasi ke dokter anak, nanti dokter berikan vaksin secara gratis,” tambahnya.(she)

Komentar Anda

comments