Kawasan Esek-esek Alang-Alang Buaran Mulai Sepi

oleh -
Sisa bangunan bekas warung remang-remang di kawasan Alang-alang Buaran. (man)
Sisa bangunan bekas warung remang-remang di kawasan Alang-alang Buaran. (man)
Sisa bangunan bekas warung remang-remang di kawasan Alang-alang Buaran. (man)

Tangsel, PalapaNews.com – Jelang rencana penggusuran kawasan Alang-alang di Buaran, Kecamatan Serpong Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebagian besar bangunan cafe semi permanen sepi ditinggal penyewa, Rabu (11/5/2016).

Rum yang merupakan warga setempat mengatakan, penghuni telah menerima surat teguran pertama hingga ketiga dari pemerintah daerah. Sejak itu, penghuni dan pengelola cafe esek-esek mulai meninggalkan tempat.

“Sekarang sudah mulai sepi sejak ada surat edaran pertama hingga ketiga kali. Saya gak tau mereka pergi kemana, mungkin balik kekampung halamannya,” ujarnya.

Rum mengaku, memiliki bangunan yang dikontrakan kepada penyewa per tahun Rp35 juta. Persoalan mau digunakan untuk tempat nyanyi atau hal lain dan sepenuhnya Rum menyerahkan kepada penyewa.

“Itu hak penyewa untuk apa. Kalu kami lihat setiap malam memang tempatnya untuk karaoke ada beberapa meja dan minuman secara terbuka tidak tertutup. Mereka bukan orang asli sini (Buaran/Tangsel) tapi datang dari berbagai daerah. Termasuk para tamu datang dari berbagai daerah,” tuturnya.

Total rumah permanen milik warga yang dikontrakan sekitar 35 titik. Satu rumah diperkirakan diisi oleh 4-5 orang yang diketahui berasal dari Indramayu, Cirebon, Sukabumi dan Karawang.

Selain itu, lahan sudah terlihat bersih, hanya nampak sisa-sisa kayu sudah tegeletak bekas dibongkar. Ada 15 bangunan terbuat dari kayu yang diketahui untuk warung remang-remang itu. (man)

Komentar Anda

comments