DPRD Minta Pemkot Maksimalkan Pelayanan Publik Bukan Pencitraan

oleh -
Suparmi, Ketua DPRD Kota Tangerang. (dok)
Suparmi, Ketua DPRD Kota Tangerang. (dok)

Tangerang, PalapaNews – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta Pemkot Tangerang agar lebih memaksimalkan lagi pelayanan kepada publik. Hal ini lantaran, hingga kini masih banyak keluhan dari masyarakat terkait kinerja aparatur pemerintahan.

“Usia Kota Tangerang saat ini sudah 23 tahun, jadi seharusnya sejumlah permasalahan terkait infrastruktur, pelayanan publik lebih dioptimalkan lagi serta dibuat skala prioritas. Sehingga arah pembangunan kota ini bisa lebih terarah,” ujar Ketua DPRD Kota Tangerang, Suparmi.

Menurut Suparmi, Walikota juga harus mampu merealisasikan janjinya saat kampanye di Pilkada Kota Tangerang 2013 silam. Salah satu contohnya yaitu, hingga saat ini warga masih menunggu janji pemerintah untuk merealisasikan perbaikan infrastruktur jalan yang hingga kini tak kunjung diperbaiki.

“Dari hasil reses saya di beberapa wilayah terutama untuk daerah pemilihan II (Cibodas, Jatiuwung, Priuk), banyak warga yang mengeluh dan merasa pemerintah tidak pernah menyentuh daerahnya. Hal ini nanti akan saya sampaikan langsung ke walikota saat rapat muspida,” tandas Suparmi.

Selain itu, kata politisi PDI Perjuangan itu, Pemkot juga diminta untuk tidak menyajikan politik pencitraan semata dan menyuduhkan kepada rakyat harapan semu. “Yang terpenting saat ini bukkan wacana, tapi kerja nyata dan dirasaakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas dan itu sudah jadi kewajiban seluruh aparatur pemerintahan sebagai abdi rakyat,” tegasnya.

Namun, Suparmi tidak memungkiri ada sejumlah perbaikan yang telah dilakukan oleh Pemkot Tangerang, namun semua itu dirasa masih jauh dari harapan. Hal ini lantaran, seluruh konsep yang diklaim bagus oleh pemkot tersebut, tidak sampai hingga tataran bawah dan dimengerti oleh seluruh pegawai. Hal ini membuat, implementasi di lapangan menjadi terhambat.

“Ya, saya himbau dalam setiap membuat kebijakan, terutama terkait pelayanan public harus benar-benar dinformasikan dengan jelas kepada masyarakat. Jangan sampai terjadi simpang siur, sehingga mengganggu program yang sedang dijalankan,” jelas wanita yang dikenal cukup ramah dengan kalangan media tersebut.

Masih kata Suparmi, terkait dengan kegiatan reses DPRD Kota Tangerang di Tahun Anggaran (TA) 2016 ini. Dirinya meminta kepada seluruh anggota dewan secara maksimal memanfaatkan kesempatan terseut untuk, mamantau sejauh mana progress pembangunan dan menginventarisir seluruh persoalan di tingkat bawah.

“Ya kegiatan reses ini kan menggunakan dana APBD yang bersumber dari rakyat. Bagi saya sudah sepatutnya digunakan dengan bijak, agar output yang dihasilkan jelas,” pungkasnya. (adv)

Komentar Anda

comments