RSUD Kota Tangerang Dituding Tahan Jenazah Pasien

oleh -
RSUD Kota Tangerang. (bbs)
RSUD Kota Tangerang. (bbs)
RSUD Kota Tangerang. (bbs)

Palapanews- Jenazah Bahrudin terpaksa tertahan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang, Selasa (25/8/2015). Ini karena keluarga Bahrudin tidak mampu membayar biaya pengobatan dan perawatan di rumah sakit plat merah itu, sebesar Rp15.228.402.

Keluarga almarhum yang tergolong ekonomi lemah, awalnya berharap mendapat pelayanan gratis. Namun, lantaran KTP almarhum habis masa berlakunya sejak 11 Juli 2015 lalu, akhirnya harapan itu kandas.

“Masa berlaku KTP almarhum sudah habis membuat jenazah tidak bisa mendapatkan pelayanan gratis. Kami sudah konsultasi dengan rumah sakit, tapi pihak RSUD tetap meminta resi KTP dari Kecamatan setempat. Akhirnya kami membuat Surat Pengantar dari RT setempat untuk perpanjangan KTP,” kata Syaeful Anwar (35), sepupu Bahrudin.

Lantaran usaha keluarga sudah mentok, akhirnya keluarga berusaha mencari pinjaman ke saudara dan lainnya untuk melunasi pembayaran. Setelah dibayar lunas, akhirnya jenazah dapat dibawa pulang.

“Keluarga mengusahakan dengan mencari pinjaman karena biaya yang dikeluarkan sangat besar. Biaya Rp15.228.402 juga belum termasuk biaya waktu diawal yang habis sampai enam juta rupiah,” tuturnya. (nai)

Komentar Anda

comments