RSUD Kota Tangerang Bantah Tahan Jenazah Pasien

oleh -
RSUD Kota Tangerang. (bbs)
RSUD Kota Tangerang. (bbs)

Palapanews- Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang membantah telah menahan jenazah Bahrudin, pasien yang meninggal dunia di rumah sakit plat merah tersebut, Selasa (25/8/2015).

“Pihak rumah sakit pada prinsipnya tidak menahan jenazah,” kata Dirut RSUD Kota Tangerang, dr Wibisono.

RSUD Kota Tangerang, diakuinya meminta keluarga harus mengurus dulu persyaratannya sesuai prosedur yang ada. Seperti biaya selama perawatan dan pengobatan.

“Kalau sayaratnya kan sudah mudah hanya KTP dan KK. Tapi kalau KTP nya masih dalam proses, tunjukan resinya bahwa sedang diurus. Syaratnya memang begitu, coba tanya ke Dinkes. Kita hanya mengikuti aturan saja,” kata Wibisono.

Lanjut Wibisono, apabila memang tidak mampu melunasi pembayaran, rumah sakit sudah memberikan kebijaksanaan dengan membuat pernyataan bisa dicicil. Nantinya kalau sudah mempunyai uang bisa dilunasi.

“Itu kan sudah dipermudah, jadi intinya kita tidak menahan, tapi adanya perlu urus kewajibannya,” tegasnya. Baca: RSUD Kota Tangerang Dituding Tahan Jenazah Pasien

Sebelumnya diberitakan, jenazah Bahrudin tertahan di RSUD Kota Tangerang lantaran pihak keluarga tidak mampu membayar biaya pengobatan dan perawatan sebesar Rp15.228.402. Bahrudin tak mendapat pelayanan gratis lantaran masa berlaku KTP-nya kedaluarsa, sejak 11 Juli 2015 lalu. (nai)

Komentar Anda

comments