UMN Wisuda 135 Lulusan yang Siap Terjun di Industri Kreatif

oleh -

Universitas Multimedia NusantaraPalapa News – Universitas Multimedia Nusantara (UMN) mewisuda sebanyak 135 lulusannya pada Wisuda III UMN di  Function Hall, Kampus UMN  Jl. Boulevard Gading Serpong Tangerang – Banten, Sabtu (18/05/2013).

Ke-135 lulusan tersebut masing-masing dari jurusan Akuntansi sebanyak 46 orang, Desain Komunikasi Visual 22 orang, Ilmu Komunikasi 23 orang, Manajemen 19 orang, Sistem Informasi 14, Sistem Komputer 2 orang dan Teknik Informatika 9 orang. Mereka merupakan tenaga-tenaga  yang siap bersaing di dunia industri kretaif.

Gubernur Banten yang gagal menghadiri acara wisuda dan semestinya menjadi kaynote Speaker mengangat tema “Peluang dan Tantangan Industri Kreatif Provinsi Banten” digantikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Banten Hudaya Latuconsina. Hudaya menyatakan selamat kepada seluruh wisudawan yang telah berhasil lulus dan berharap para lulusan UMN memberikan kontribusi terhadap kemajuan pendidikan serta pembangunan di provinsi Banten.

Diungkapkan Rektor UMN Dr. Ninok Leksono saat press konference, sekitar 85 % mahasiswa lulusannya yang diwisuda sudah bekerja dan sebagian sudah menjalankan bisnisnya sendiri sebagai enterpreneur. “UMN sebagai salah satu elemen penggerak industri kreatif mempersiapkan tenaga berbakat yang terampil dan berdaya saing tinggi untuk berhasil dalam industri kreatif,” katanya.

UMN juga, lanjutnya, memiliki sumber daya manusia yakni para pakar dan dosen yang siap berkontribusi. Selain itu memiliki fasilitas untuk melakukan penelitian yang bisa digunakan untuk mengembangkan industri kreatif di Banten. Gerakan pertumbuhan industri kreatif mulai terasa di seantero nusantara, tidak terkecuali di Banten. Sebagaimana daerah-daerah lainnya di Indonesia, Banten memiliki kekayaan warisan budaya yang tidak ternilai harganya. Hal ini dapat menjadi landasan pengembangan industri kreatif.

“Kehadiran UMN di wilayah Banten tentunya bisa menjadi pendorong pengembangan industri kreatif di Banten. Tinggal bagaimana pemerintah daerah kita bisa menangkap potensi ini sebagai peluang. Jangan sampai malah dimanfaatkan oleh negara luar,” papar Ninok.

Dr. P.M. Winarno, Direktur LPPM  (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) UMN menambahkan, selama ini UMN telah berkontribusi dalam pengembangan industri kreatif secara nyata di Banten. Diantaranya melalui pelatihan-pelatihan seperti mengadakan pelatihan wirausaha di bidang fotografi, desain grafis dan digital printing bagi para pemuda di kabupaten Tangerang.

“Pelatihan yang diberikan cukup intensif meliputi keterampilan dasar sampai dengan cara pemasaran produk/jasa. UMN juga membuatkan software untuk koperasi di Kabupaten Tangerang yakni Koperasi Abdi Kerta Raharja. Software ini bisa membantu koperasi tersebut mengelola database anggota, iuran anggota dan transaksi simpan pinjam yang dilakukan oleh anggota koperasi,”  jelas Winarno.

Hal itu diakui Soma Atmaja, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Tangerang, bahwa telah terjalin kerjasama dengan UMN. Sebanyak 1000 orang kader desa terdiri dari anggota Karang Taruna yang berasal dari 22 kecamatan di Kabupaten Tangerang telah diberi pelatihan.

Pelatihan berupa pelajaran pengoperasian komputer dan internet meliputi; cara membuat surat/email, proposal bisnis, presentasi dan mencari data melalui internet. “Kami berupaya mengubah kultur industri yang sudah terbentuk di masyarakat menjadi indutri kreatif bergandengan dengan industri pariwisata,” kata Soma, yang hadir sebagai undangan usai acara wisuda.(bud)

Komentar Anda

comments