HMZ Mundur dari Jabatan Sekda

oleh -

Harry Mulya ZeinPalapa News- Satu per satu Pemerintah Kota Tangerang segera ‘ditinggal’ para penggawa intinya. Setelah sebelumnya Walikota Tangerang Wahidin Halim menyatakan undur diri, tidak lama lagi Sekretaris Daerah (Sekda) Harry Mulya Zein (HMZ) juga segera mengambil langkah serupa.

Sebagaimana diketahui, Wahidin Halim akan maju dalam Pileg 2014, sedangkan HMZ akan bertarung di Pemilihan Walikota Tangerang 2013-2018.

HMZ menyadari pengunduran dirinya adalah konsekuensi majunya dia di Pemilukada 2013. “Nanti setelah daftar, sebelum mengembalikan seluruh kelengkapan dokumen, baru mengajukan pengunduran diri,” ujar HMZ, Rabu (15/5) usai mengikuti paripurna di Gedung DPRD Kota Tangerang.

Keputusan pengunduran diri tersebut diakui HMZ sebagai bentuk kesiapan dirinya maju sebagai calon walikota Tangerang. Sebab bila tidak mundur maka pencalonannya tidak akan sah.

“Selain karena diatur dalam undang-undang seorang PNS harus mundur saat ingin maju menjadi jabatan politik, saya juga ingin menghindari diri untuk penggunaan fasilitas negara semasa sosialisasi saya nanti,” ucap HMZ.

Untuk itu, setelah mengambil formulir pada akhir Mei dan pengembaliannya diawal Juni, HMZ akan menyatakan mundur pada akhir Juni, saat pengumpulan semua berkas persyaratan menjadi calon walikota.

HMZ menyatakan akan membuat surat pernyataan pengunduran dirinya secara pribadi secara tertulis dan kemudian akan diberikan kepada Walikota Tangerang.

Selanjutnya surat tersebut akan diberikan kepada Gubernur Banten, sebab keputusan akhirnya ada di tangan Gubernur Banten.

Terpisah, Ketua DPRD Kota Tangerang, Herry Rumawatine mengatakan proses pengunduran diri Sekda memang tidak serumit kepala daerah dalam hal ini sebagaimana yang harus ditempuh WH.

“Tidak perlu pakai paripurna. Begitupun ketika kelak mencari penggantinya cukup diajukan Walikota ke Gubernur Banten,” katanya.

Ketika ditanya apakah kelak ketika Walikota Wahidin Halim mundur sehingga tidak ada Walikota defenitif boleh mengajukan nama sekda, menurut wakil rakyat asal Fraksi Demokrat ini, tidak ada masalah.

“Tidak ada masalah. Tapi jabatannya sampai periode Walikota 2008-2013 saja,” terangnya.(her)

Komentar Anda

comments