
Palapanews- Cafe Laku Kopi di Graha Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan mengajak pengunjungnya untuk peduli melalui donasi buku. Donasi buku ini berkolaborasi dengan Taman Baca Pesisir, wadah dimana sekelompok traveller membawa buku bacaan untuk anak nelayan di Pulau Selayar dan Lombok Timur.
Pentingnya gerakan literasi juga ditekankan oleh Diah Oktaviani selaku Pemilik Laku Kopi Graha Bintaro. Menurutnya, anak-anak sejak dini memang harus ditanamkan budaya literasi, walaupun terkadang keinginan bertolak belakang dengan suatu keadaan. Dimana banyak anak berkeinginan untuk membaca, namun memiliki keterbatasan untuk mendapatkan buku.
“Dan hal inilah yang menjadi alasan kami, Laku Kopi bersama dengan Taman Baca Pesisir mengajak para pengunjung dan penikmat kopi untuk berdonasi dengan mengumpulkan buku non kurikulum dan disumbangkan ke wilayah Pesisir. Yang terpenting adalah bagaimana anak-anak bisa bermimpi serta berimajinasi agar dapat meraih cita-cita,” jelas wanita yang kerap disapa Didi ini.
Sementara dari hasil penggalangan buku bacaan selama ini, pihaknya sudah mendapatkan 4 box yang berisi ratusan buku bacaan dan telah disalurkan kepada Taman Baca Pesisir yang memiliki kesamaan filosofi dengan Laku Kopi.
“Ini menjadi alasan dirinya dan Laku Kopi untuk berkolaborasi dan bergerak untuk membangun kepedulian bersama,” papar Thrio Haryanto, perwakilan Taman Baca Pesisir.
Dengan melakukan kegiatan positif, Didi berharap anak-anak dapat terhindar dari perbuatan negatif. Menurutnya ini sesuai dengan fokus Laku Kopi, bukan hanya sekedar makan namun ingin membuat anak mendapat pengetahuan, bermimpi dan meraih cita-cita.
“Usai kegiatan donasi buku lalu, saat ini kami fokus untuk kegiatan sosial dalam hal membangun kepedulian terhadap anak yang jauh lebih kompleks. Kita berharap semakin banyak yang peduli maka semakin banyak terkumpul donasinya,” ungkap ibu yang mengedukasi anaknya untuk terbiasa membaca buku.
Menggandeng beberapa pihak juga dianggap perlu demi mewujudkan generasi mendatang yang cerdas untuk menggapai cita-cita.
“Kalau bisa supported yang jauh seperti di Selayar kemarin, alangkah baiknya kita berbuat kebaikan di wilayah sekitar kita dahulu. Saat ini masih tahap survey dan saya pribadi berharap agar masyarakat Bintaro bisa ikut peduli,” imbuh wanita berhijab ini. (nad)
