Palapanews.com- PT Summarecon Agung Tbk meluncurkan Rona Homes Tahap 2 di kawasan Summarecon Tangerang sebagai respons atas tingginya minat masyarakat terhadap hunian modern dengan harga terjangkau.
Peluncuran tahap kedua ini dilakukan setelah Rona Homes tahap pertama mencatat penjualan dalam waktu singkat. Produk terbaru diperkenalkan melalui kegiatan product knowledge pada 19 Februari 2026.
Rona Homes Tahap 2 mengusung konsep rumah tumbuh yang memungkinkan pengembangan bangunan sesuai kebutuhan penghuni di masa mendatang. Konsep ini ditujukan untuk keluarga muda maupun investor.
Hunian ini hadir dengan pembaruan desain yang mencakup fasad dan tata ruang. Pengembang menawarkan empat pilihan tipe, yakni tipe standar 5×10 meter dengan harga mulai Rp 830 jutaan, tipe premium 5×10 meter mulai Rp 899 jutaan, tipe standar 6×10 meter mulai Rp 983 jutaan, serta tipe premium 6×10 meter mulai Rp 1,11 miliar.
Executive Director PT Summarecon Agung Tbk, Hindarko Hasan, menyatakan peluncuran tahap kedua merupakan respons atas kebutuhan pasar akan hunian yang nyaman di kawasan terpadu.
Ia menyebut permintaan terhadap rumah dengan harga terjangkau di kawasan berkembang, khususnya Tangerang, masih tinggi.
Rona Homes Tahap 2 dikembangkan dalam lingkungan township yang dilengkapi sistem keamanan satu pintu, fasilitas clubhouse, kolam renang, area bermain, serta ruang terbuka hijau.
Secara lokasi, kawasan ini berada di New City Summarecon Tangerang dengan akses yang relatif dekat ke Tol Bitung–Tangerang. Akses juga didukung underpass Bitung serta jalur non-tol menuju Summarecon Serpong dengan waktu tempuh sekitar 15 menit. Kawasan ini juga termasuk dalam rencana pengembangan MRT East-West Phase 2.
Pengembangan kawasan mengusung konsep “Six Lakes, One Vibrant City” yang menitikberatkan pada lingkungan asri dan konektivitas pejalan kaki.
Selain itu, pengembang menawarkan sejumlah skema pembelian, antara lain program PPN ditanggung pemerintah 100 persen, pembayaran tunai dan bertahap, serta fasilitas KPR dengan uang muka 10 persen.
Serah terima unit ditargetkan mulai Desember 2026. (nad)
