Palapanews.com – Paroki Tangerang, Gereja Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda (HSPMTB) siap menggelar rangkaian Pekan Suci 2026. Daya tampung kapasitas hingga 6.000 umat untuk setiap ibadah.
“Tahun ini, Paskah mengangkat tema “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita” (bdk. 2 Korintus 5:17). Tema ini selaras dengan Arah Dasar Keuskupan Agung Jakarta (Ardas KAJ) 2026 “Keutuhan Alam Ciptaan”,” ungkap Athanasius Kristiono Purwadi, SJ Ketua Umum.
Pada Press Conference Paskah, Kamis 2 April 2026 Athanasius Kristiono Purwadi, SJ yang juga selaku Pastor Kepala ini menjelaskan bahwa mengacu pada surat yang dikeluarkan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), tema Paskah 2026 mengajak umat Kristiani untuk merenungkan kembali makna kebangkitan Tuhan Yesus sebagai ajakan nyata untuk menjadi manusia yang dibarui.
“Mulai dari cara berpikir, bersikap dan bertindak yang berlandaskan kasih, keadilan, perdamaian, solidaritas, dan penghormatan martabat setiap orang,” tegasnya.
Pembaruan ini, lanjutnya, dimulai dari komunitas terkecil, yakni keluarga sebagai ecclesia domestica (gereja rumah tangga), tempat di mana iman dipelihara, kasih dipraktikkan, dan nilai-nilai kemanusiaan yang dibarui ditanamkan sejak dini.
Dalam semangat Paskah, Gereja mengajak seluruh umat untuk tidak hanya merayakan kebangkitan Tuhan Yesus sebagai kemenangan iman, tetapi juga sebagai seruan pertobatan ekologis yang nyata.
Oleh karenanya, Paroki Tangerang mendorong umat Kristiani untuk mengambil langkah-langkah konkret seperti mengurangi sampah plastik, memilih produk lokal, serta menjadikan Paskah sebagai momen refleksi atas bentuk tanggung jawab terhadap bumi sebagai rumah bersama.
“Pada akhirnya, kerusakan lingkungan tidak hanya dipandang sebagai isu sosial saja, melainkan tanggung jawab iman yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata,” tandas Athanasius Kristiono Purwadi, SJ.
Menurut Sabinus Sahaka, Ketua Panitia Paskah 2026 pada tahun ini dimana antusias umat begitu tinggi, maka untuk mengantisipasi lonjakan umat selama rangkaian Pekan Suci 2026, panitia telah menyiapkan beberapa fasilitas tambahan untuk menampung hingga 6.000 umat per ibadah.
“Ada penambahan tempat duduk di Gedung Karya Pastoral maupun halaman gereja yang dilengkapi dengan tenda dan blower,” terangya.
Selain itu, Paroki Tangerang juga telah menyiapkan area parkir di sisi kanan Jl. Daan Mogot (dari Hotel Pakons Prime Tangerang sampai gedung BNI), sisi kiri Jl. Benteng Jaya (di samping Sungai Cisadane), serta dua tempat parkir resmi yang disediakan Gereja HSPMTB di halaman kompleks sekolah SMP Strada St. Maria dan halaman gedung BNI.
Sementara itu Bernadine Lany Cucu, selaku Sekretaris 2 DPH menyampikan bahwa seluruh ibadah (misa) dapat diikuti secara langsung (onsite) dan beberapa di antaranya juga akan disiarkan secara daring (online) melalui kanal YouTube resmi “Gereja HSPMTB Tangerang”.
Selain itu, sebagai salah satu bentuk nyata seruan Pesan Paskah PGI 2026, Paroki Tangerang menggelar acara Paskah Keluarga. Acara bisa diikuti pada Minggu, 5 April 2026 mulai pukul 11.30 WIB bertempat di halaman Gereja HSPMTB.
“Acara ini diselenggarakan dengan semangat pembaruan kemanusiaan dimulai dari komunitas terkecil, yakni keluarga, sekaligus semangat ramah lingkungan,” ucapnya.
Diharapkan melalui acara ini, umat Kristiani kembali diingatkan untuk merawat relasi antar manusia dan merawat bumi adalah dua sisi dari satu panggilan iman yang sama.
“Semoga sukacita Paskah yang membarui kemanusiaan dan menghidupkan kepedulian terhadap sesama serta alam ciptaan ini, menggerakkan kita semua untuk semakin solidaritas dan berpihak pada kehidupan. Kami mengucapkan: Selamat Paskah 2026. Damai Tuhan selalu beserta kita,” tutupnya.
Sementara itu untuk keamanan dan kenyamanan pada perayaan paskah ini, pihak kepolisian siap menerjunkan sebanyak 50 personil gabungan diantaranya personil Polisi, TNI, Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kota Tangerang. Tim penjinak bom juga telah diterjunkan untuk mensterilkan seluruh area kegiatan acara. (rls/bd)
