Palapanews.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) meningkatkan kesiapsiagaan banjir dengan mengoptimalkan operasional ratusan rumah pompa di sejumlah wilayah rawan. Langkah ini dilakukan menyusul prakiraan cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Berdasarkan data Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Tangsel, saat ini terdapat 145 rumah pompa yang telah terbangun dan siap dioperasikan. Seluruh fasilitas tersebut tersebar di titik-titik yang selama ini tercatat rawan genangan.
Selain rumah pompa permanen, pemerintah daerah juga menyiagakan enam unit mesin penyedot air portabel. Peralatan tersebut digunakan untuk penanganan darurat karena dapat dipindahkan dengan cepat ke lokasi yang membutuhkan.
Humas DSDABMBK Kota Tangsel Kemal Fauzi, menyampaikan bahwa seluruh infrastruktur pengendali banjir dalam kondisi siap pakai.
“Sistem pompa dan peralatan pendukung sudah diperiksa dan dapat langsung dioperasikan saat terjadi peningkatan debit air,” kata Kemal, Sabtu (24/1/2026).
Ia menjelaskan, sebagian rumah pompa bekerja secara otomatis menyesuaikan tinggi muka air, sehingga diharapkan genangan dapat ditangani lebih cepat. Pemerintah daerah juga menyiapkan genset dan unit penyedot tambahan sebagai cadangan apabila dibutuhkan.
Seiring dengan kesiapsiagaan tersebut, pemerintah mengimbau warga yang bermukim di sekitar daerah aliran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan. Potensi luapan air dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama saat curah hujan tinggi berlangsung dalam durasi panjang.
Kemal juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga fungsi sistem drainase. Menurutnya, sampah rumah tangga yang masuk ke saluran air dan sungai kerap menghambat kinerja pompa.
“Jika saluran tersumbat, proses pengendalian genangan menjadi tidak optimal dan dampaknya kembali dirasakan warga,” ujarnya. (red)
