Sesuai Aturan, Penjabat Wali Kota Tangerang Terima Biaya Operasional dan Dana Insentif dari Pajak dan Retribusi

Palapanews.com Penjabat Wali Kota Tangerang, Nurdin yang mendapat instruksi dari Menteri dalam Negeri untuk memimpin roda Pemerintahan Kota Tangerang usai selesainya masa jabatan Arief R Wismansyah-Sachrudin sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang pada 26 Desember 2023 lalu.

Dalam menjalankan tugasnya ternyata memperoleh hak yang sama seperti kepala daerah definitif yakni melakukan mutasi, rotasi dan promosi jabatan setelah mendapat izin dari Menteri Dalam Negeri. Lalu, Penjabat Wali Kota Tangerang juga menerima hak dan fasilitas yang sama seperi kepala daerah definitif.

Berdasarkan  Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penjabat Gubernur, Penjabat Bupati, dan Penjabat Wali Kota, Bab III tentang Tugas, Wewenang, Kewajiban, Larangan serta Hak Keuangan dan Hak Protokoler pada Pasal 15 nomor 4 tertuang dalam melaksanakan tugas, wewenang, dan kewajiban, Pj Gubernur, Pj Bupati, dan Pj Wali Kota memiliki hak keuangan dan hak protokoler yang setara dengan kepala daerah definitif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selama menjalankan tugasnya sebagai Penjabat Wali Kota Tangerang, Nurdin juga menerima biaya operasional dan dana insentif yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tangerang (pajak dan retribusi) yang telah ditargetkan sekitar Rp 2 triliun.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Herman Suwarman, jika Penjabat Wali Kota Tangerang juga mendapatkan hak yang setera seperti biaya operasional.

“Untuk biaya operasional yang diterima itu sekitar 0,5 persen dari PAD Kota Tangerang,” ucap Herman Suwarman beberapa waktu yang lalu.

Ketika ditanya apakah Penjabat Wali Kota Tangerang juga menerima dana insentif, Herman menyarankan untuk mengkonfirmasi ke Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD). “Silahkan ke BPKD yang lebih tahu,” ucapnya secaya singkat.

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kota Tangerang, Tatang Sutisna ketika dikonfirmasi membenarkan jika Penjabat Wali Kota Tangerang juga menerima dana insentif. “Ya ada, tapi besarannya itu, 6 kali gaji dan tunjangan,” kata Tatang secara singkat.

Feri, salah satu warga mengometari tentang biaya operasional yang diterima oleh Penjabat Wali Kota Tangerang. Menurutnya, apabila pemberian dana itu sudah diatur dalam aturan tentunya harus dilaksanakan dengan baik. Dan, dipergunakan sesuai prosedur.

“Kalo diliat angkanya juga lumayan besar ya, tapi jika itu sudah ada dalam aturan ya harus dilaksanakan sesuai dengan kemampuan keuangan yang ada di Pemerintah Kota Tangerang,” paparnya seraya menambahkan, semoga amanah dalam menggunakan uang yang berasal dari pajak dan retribusi masyarakat.(ydh)

Komentar Anda

comments