Demo Day, Skystar Ventures UMN Ajak Mahasiswa Kenalkan Ide Bisnis

Palapanews.com – Sebanyak lima startup buatan mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara (UMN) berkesempatan mengenalkan ide bisnis mereka dalam acara Demo Day yang diselenggarakan Skystar Ventures, Jumat (11/11/2022).

Beberapa startup tersebut yakni Visitory, Archlive, Saraya, Adopsea, dan Leumpang. Kelima startup itu diberikan peluang untuk mengenalkan ide bisnis mereka kepada tiga Venture Capital (VC) untuk mendapatkan masukan. Tiga VC yang berpartisipasi dalam acara ini yaitu Skystar Capital, BNI Ventures, dan Living Lab Ventures.

Ir. Andrey Andoko, M.Sc., Head of Incubator Skystar Ventures, yang juga menjabat Wakil Rektor bidang Administrasi Umum dan Keuangan UMN mengatakan, keberadaan Business Incubator Skystar Ventures merupakan perwujudan dari visi UMN untuk menghasilkan lulusan yang memiliki semangat entrepreneurship dan sudah mengembangkan perusahaan startup.

“UMN menyadari bahwa untuk mewujudkan Indonesia yang maju masih memerlukan banyak entrepreneur yang membuka lapangan kerja,” tandas Andrey.

Demo Day merupakan tahapan akhir dari Skystar Ventures Incubation Program.  Tahun ini, Demo Day diselenggarakan bersamaan dengan penutupan rangkaian “Level Up  Program” yakni “Meet and Connect with the Venture Capital,” yang merupakan kerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia.

Lewat program inkubasi Skystar Ventures, startup buatan mahasiswa UMN mendapatkan akses pendampingan dari mentor dan praktisi terbaik di bidang yang relevan.  Selain mentoring, startup buatan mahasiswa UMN turut mendapatkan akses jejaring ke Venture Capital dan program dana hibah pemerintah. Mereka juga mendapatkan akses ke jejaring Kompas Gramedia Group dan berkesempatan berkantor di Skystar Ventures.

Berikut penjelasan mengenai lima startup mahasiswa UMN yang ikut serta dalam Demo Day:

  1. Visitory: startup layanan travel yang menyediakan tour guide untuk perjalanan instan yang dapat dipesan secara real-time.
  2. Archlive: startup marketplace yang menyediakan jasa arsitek freelancer.
  3. Saraya: startup layanan digital yang membuka akses permodalan dan manajemen keuangan untuk UMKM.
  4. Adopsea: perusahaan marketplace untuk mengadopsi (membeli) hewan dengan aman, nyaman, dan terpercaya.
  5. Leumpang: startup marketplace yang menyediakan jasa fotografer atau videografer untuk kalangan menengah ke bawah.

Baca juga :  Skystar Ventures UMN Buka Peluang Startup Dapat ‘Suntikan’ Dana dari Venture Capital

Sedikit pengenalan, “Level Up Program” merupakan program eksklusif yang didesain agar startup dapat mengembangkan produk dan memperluas pasar mereka. Program ini merupakan hasil kerja sama antara Skystar Ventures UMN dengan Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. Sebanyak 15 startup dari berbagai bidang turut berpartisipasi dalam program ini dan berkesempatan mengenalkan bisnis mereka kepada Venture Capital.

Tentang Skystar Ventures

Skystar Ventures merupakan tech incubator dan community driven collaborative space yang didirikan pada 2013 oleh Rektor Universitas Multimedia Nusantara. Skystar Ventures sendiri dibangun untuk mendirikan ekosistem startup yang kompeten, kolaboratif, dan berkelanjutan.

Skystar Ventures memiliki tiga pilar utama, yakni Program Inkubasi Bisnis, Co-working Space, dan Venture Capital. Skystar Ventures telah berdiri selama lebih dari delapan tahun dan terus membantu perkembangan berbagai ekosistem startup.

Tak hanya itu, UMN melalui Skystar Ventures merupakan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) pertama yang mendapatkan akreditasi inkubator dengan klasifikasi A dari Kemenristekdikti dan AIBI pada 2019. UMN dan Skystar Ventures juga dinobatkan sebagai inkubator terbaik kategori pendampingan dan pembimbingan dari Kemenristekdikti pada 2017-2018. (rls/bd)

Komentar Anda

comments