Marak Spanduk Minta Pemudik Tes Swab, Ini Kata Walikota Tangsel

oleh -
Benyamin Davnie.

Palapanews.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mengapresiasi maraknya muncul spanduk penolakan warga bagi pemudik yang kembali tanpa dilengkapi surat bebas covid-19.

Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan langkah warga ini membantu pemerintah untuk menekan angka penyebaran covid-19.

“Keinginan masyarakat tersebut sangat positif, mencerminkan kesadaran yang tinggi akan pentingnya menjaga kesehatan diri, keluarga dan lingkungan,” kata Benyamin, Senin (17/5/2021).

Kata Benyamin, Pemerintah yang sudah membuat kebijakan larangan mudik dan dilanggar, tentunya harus mentaati regulasi dan mengikuti kehendak masyarakat.

“Mudik sudah dilarang sejak awal oleh pemerintah, dan mereka yang tetap mudik sekarang harus mengikuti kehendak warga setempat yang ingin lingkungannya sehat,” tandasnya.

Dibertikan, sejumlah warga membentangkan spanduk dengan coretan bernada imbauan ke pemudik di ruas jalan agar melaksanakan swab antigen.

Spanduk bertuliskan “Yang habis mudik wajib swab antigen dan isolasi mandiri,” tulis satu spanduk di Pamulang, Tangsel.

Tak hanya di Pamulang, warga Ciputat juga membentangkan spanduk dengan tulisan “Kami warga menolak pemudik kembali tanpa swab antigen,” tulisnya.

Ketua RW 09 Ciputat, Cecep Supriatna mengatakan, tujuan dibentangkan spanduk tersebut untuk mencegah adanya sebaran covid-19 yang dibawa oleh pemudik.

“Pemerintah wajibkan pemudik yang kembali ke tempat perantauan harus isolasi mandiri selama 5×24 jam, di tingkat RT maupun RW tentunya mengikuti regulasi pemerintah pusat. Bagi warga yang pulang dari kampung kembali ke Jakarta wajib mengikuti aturan tersebut, serta wajib juga memeriksakan dirinya beserta keluarganya untuk mengikuti rapid tes atau swab antigen, sehingga dapat diketahui kondisi mereka,” papar Cecep Senin (16/5/2021). (nad)

Komentar Anda

comments

No More Posts Available.

No more pages to load.