Fraksi PKS Desak Pemkot Tangsel Bentuk Krisis Center Virus Corona

oleh -
Sekretaris Fraksi PSK DPRD Tangsel Shinta Wahyuni. Foto: Nad

Palapanews.com- Mewabahnya virus Corona membuat Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendesak pemerintah daerah setempat segera membentuk krisis center. Terlebih informasi dari Presiden Joko Widodo terkait adanya 2 WNI yang positif virus Corona.

“PKS berharap krisis center dibentuk sebagai kanal informasi atau akses informasi terbuka agar masyarakat tidak panik dan harus kemana, manakala ada keluarga yang suspect virus Corona. Misal, pernah berada di daerah terjangkit dan selama 14 samapi 24 hari masa inkubasi tersebut, perlu ada pengawasan Pemda. Seperti Jakarta, semestinya Tangsel membuat tim tanggap adanya virus Corona,” jelas Sekretaris Fraksi PKS Shinta Wahyuni Chaeruddin di Pamulang, Rabu (4/3/2020).

Diketahui, Depok merupakan daerah yang langsung berbatasan dengan Kota Tangsel, bahkan mobilitas warga Jabodetabek sangat tinggi dan kemungkinan penyebaran terhadap virus Corona sangat cepat.

“Inilah alasan saya minta Tangsel serius dalam menanggapi Corona. Semoga dengan adanya krisis center sebagai kanal informasi dan sosialisasi, masyarakat dapat lebih tenang. Kalau dicegah dengan baik tentunya tidak ada kepanikan,” jelasnya.

Lanjut Shinta, Virus Corona merupakan penyakit yang bisa sembuh sendiri sejalan dari meningkatnya imunitas kita. Namun, penyebarannya cepat dan mengakibatkan sesak nafas hingga gagal nafas.

“Makanya perlu ditangani secara tepat dan cepat. Salah satunya warga Tangsel harus meningkatkan imun, membersihkan tangan, makan dan minum yang higienis, minum vitamin C, tidak berada di suhu ekstrim terlalu lama,” ungkapnya yang juga seorang dokter ini.

Pemkot Tangsel, menurutnya punya akses ke Pemerintah Pusat terkait hal-hal apa yang mesti disiapkan dalam mempermudah pelayanan terhadap masyarakat. Dirinya pun mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan yang telah melakukan antisipasi melalui edaran-edaran di sosial media. (nad)

Komentar Anda

comments