Ratusan Engineering Dukung Gerakan Nasional PLTS

oleh -

Palapanews.com- Gerakan nasional Sejuta Surya Atap adalah upaya nyata untuk Indonesia yang lebih baik, yaitu dengan mengganti penggunaan bahan bakar fosil sebagai penghasil listrik utama dengan menggunakan tenaga dari sinar matahari yakni Pemakaian Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Untuk mendukung program gerakan nasional tersebut, Pokja Wartawan Harian Tangerang Selatan (PWHTS) bersama Asosiasi Chief Engineering (ACE) Banten dan Solar Quest serta Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menggelar seminar bertajuk ‘Gerakan Nasional PLTS Sejuta Atap’ yang digelar di Hotel Swiss Bell, BSD, Serpong, Kota Tangsel pada Sabtu, (15/2/2020).

Dalam sambutannya, Pelaksana Tugas (Plt) ACE Banten, Wawan Kurniawan menjelaskan dengan adanya seminar ini diharapkan dapat mewujudkan penggunaan panel surya sebagai pengganti bahan bakar fosil.

“Gerakan sejuta atap panel surya merupakan upaya nyata untuk Indonesia lebih baik, yaitu mengganti bahan bakar fosil dengan menggunakan sinar matahari,” terang Wawan di Hotel Swiss Bell, BSD, Serpong, Sabtu (15/2/2020).

Lanjutnya, pemakaian panel surya sebagai sumber listrik akan mengurangi polusi udata dan suara. Dengan begitu, ACE Banten akan siap mendukung program PLTS di Indonesia.

“Listrik yang dijadikan panel surya tidak menyebabkan polusi udara dan polusi suara. Maka itu, kami ACE Banten siap mendukung program pemaiakan listrik tenaga surga dalam mensukseskan gerakan nasional pemakaian listrik tenaga surya,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, akan turut serta mendukung gerakan nasional PLTS di Indonesia.

Menurutnya, PLTS selain hemat dalam pemakaian energi listrik juga bisa membantu penghematan pengeluaran rumah tangga.

“Saya mendukung gerakan nasional PLTS ini karena bukan dalam rangka menghemat energi saja, tapi ternyata menghemat  pengeluaran rumah tangga di masing-masing rumah. Di Tangsel saja kita punya 400 ribu lebih rumah, kalau separuhnya saja memakai PLTS terjadi penghematan ekonomi yang luar biasa,” tutur Ben. (nad)

Komentar Anda

comments