Pemkot Depok Dongkrak Jumlah Pelaku UMKM

oleh -
Walikota Depok, Mohammad Idris. Foto: Kominfo

Palapanews.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memiliki komitmen untuk mendongkrak jumlah para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pasalnya, keberadaan para pengusaha tersebut dinilai berperan penting dalam memajukan perekonomian Kota Depok.

“Saat ini jumlah pelaku UMKM Depok sekitar 2.385 orang. Tentu keberadaan mereka memiliki kontribusi yang besar dalam membangun Kota Depok, seperti mengurangi angka pengangguran,” tutur Wali Kota Depok, Mohammad Idris usai menghadiri Talkshow Keamanan Pangan Bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kuliner di Hotel Bumi Wiyata Depok, belum lama ini.

Dikatakannya, dengan mendirikan usaha, pasti akan membutuhkan tenaga sumber daya manusia (SDM). Potensi ini, ucapnya, bisa didapatkan dengan mempekerjakan masyarakat sekitar.

Contohnya, kata Mohammad Idris, usaha rumahan olahan cireng di Kecamatan Bojongsari yang memiliki pegawai sekitar 100 orang. Usaha itu pun bisa dikenal hingga luar negeri, seperti Singapura.

“Karena itu, kami mendukung berbagai kegiatan yang konsen meningkatkan jumlah dan kualitas dari UMKM Depok,” terangnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok, Mohammad Fitriawan. Dirinya sepakat keberadaan UMKM Depok dapat menurunkan angka pengangguran. Sebab, pelaku UMKM ada yang melibatkan asisten rumah tangga, tetangga, atau saudara untuk mengembangkan usaha mereka.

Lebih lanjut, ujar Fitriawan, guna meningkatkan jumlah pelaku UMKM, pihaknya memiliki program Pelatihan Wirausaha Baru (WUB). Kegiatan tahunan tersebut diperuntukkan bagi pelaku usaha baru di Depok yang ingin mengembangkan usaha.

Kemudian, untuk meningkatkan kualitas produk, sambungnya, DKUM Depok rutin memberikan berbagai pelatihan. Salah satunya Pelatihan Marketing Online agar produk mereka bisa dikenal secara luas di era digital seperti saat ini.

“Bentuk pendampingan lebih lanjutnya lagi, kami mengadakan berbagai pelatihan strategis lainnya. Antara lain Pelatihan Keamanan Pangan (PKP) atau Pelatihan Kemasan Produk (PKP) sehingga produk terlihat lebih menarik,” tutupnya. (kom)

Komentar Anda

comments