Agar Tak Gampang Cerai, Calon Pengantin di Tangsel Diberi Bimbingan

oleh -
Sejumlah pasangan calon pengantin mengikuti kursus calon pengantin yang digelar DPMP3AKB Tangsel. Foto: Ist

Palapanews.com- Puluhan pasangan calon pengantin mengikuti bimbingan perkawinan yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPMP3AKB) Kota Tangsel bersama Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ciputat Timur digelar di Aula Masjid At-Taqwa, Rabu (31/7/2019). Kegiatan ini dilakukan untuk mengurangi angka perselisihan rumah tangga yang berujung perceraian.

Kepala Bidang Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak pada (DPMP3AKB) Kota Tangsel, Irma Syafitri mengatakan sejak tahun 2010 Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam telah menerbitkan Peraturan Dirjen tentang Kursus Calon Pengantin Nomor: DJ.II/491 Tahun 2009 tanggal 10 Desember 2009.

Kata Irma, kegiatan yang biasa disebut Kursus Calon Pengantin (Suscatin) ini untuk pemberian bekal pengetahuan, pemahaman dan keterampilan dalam waktu singkat kepada calon pengantin tentang kehidupan rumah tangga/keluarga.

“Kegiatan Suscatin bertujuan dalam rangka meminimalisir tingginya angka perselisihan, perceraian, dan kekerasan dalam rumah tangga yang salah satunya disebabkan oleh rendahnya pengetahuan dan pemahaman calon pengantin tentang kehidupan rumah tangga atau keluarga, serta untuk mewujudkan kehidupan keluarga yang sakinah, mawaddah warahmah,” katanya.

Pada kegiatan ini juga calon pengantin pria dijelaskan dan mempraktekkan cara Ijab Qobul, agar pada saatnya nanti dapat melakukannya dengan benar.

“Saya berharap kegiatan Suscatin ini akan menjadi bekal pengetahuan bagi para calon pengantin dalam menjalankan kehidupan berumah tanggal nanti,” ucap Irma.

Sementara Kasi Bimbingan Masyarakat pada Kantor Kemenag Tangsel, Nurdin menuturkan, calon pengantin harus bisa mempersiapkan keluarga sakinah dan membangunan hubungan dalam keluarga.

“Harus bersiap diri dan mental untuk berumah tangga dan harus siap menerima konsekuensi,” ujarnya. (hms)

Komentar Anda

comments