Tangsel Jadi Tuan Rumah Peringatan ICSB Tingkat Provinsi Banten

oleh -
Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany. Foto: Nad

Palapanews- Internasional Council For Small Business (ICSB) merupakan lembaga nirlaba yang beranggotakan sekitar 85 negara di dunia. Organisasi yang berdiri sejak 1956 di George Washington University, Amerika, ini memberikan perhatian untuk pengembangan Usaha Kecil Menengah (UKM) di dunia.

Dalam pameran UMKM Potensi Ekspor dan Workshop yang diadakan ICBS Provinsi Banten yang bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UKM Tangsel, Sekretaris ICSB Provinsi Banten Retno Prawati mengatakan, keberadaan ICSB di Indonesia pun diharapkan dapat memicu dan menumbuhkan semangat kewirausahaan dan internasionalisasi UKM.

“Terlebih, dengan peran strategis yang dimiliki ICSB Indonesia, Kemenkop dan UKM siap mendukung pengembangannya di Indonesia. Untuk itu, perlu ada upaya yang terkoordinir untuk mempercepat pembentukan pengurus wilayah ICSB Indonesia di seluruh provinsi,” ujarnya dalam rangka hari UMKM Internasional ke-3 yang digelar di Plaza Rakyat Balai Kota Tangsel, Ciputat pada Senin (17/6/2019).

Menurutnya, kegiatan ini mengambil tema strategi pengembangan produk-produk unggulan UMKM potensi eksport. Kegiatan ini diikuti dari unsur pengurus ICSB se Provinsi Banten, pelaku usaha UMKM se-Provinsi Banten, yang diutamakan berpotensi eksport dari pemerintah Kabupaten/Kota serta unsur masyarakat dan dunia usaha.

“Sebanyak 250 partisipan dari tujuh Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten, saya berharap dapat meningkatkan semangat pemberdayaan dan motivasi terhadap UMKM di tanah air sekaligus meningkatkan kepedulian atau awareness masyarakat terhadap hari UMKM Internasional,” harapnya.

Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie berkeliling booth pameran UMKM. Foto: Nad

Sementara Ketua ICSB Provinsi Banten, Airin Rachmi Diany mengatakan, ICSB juga memiliki perhatian pada pendidikan, penelitian, serta pertukaran ide untuk mengembangkan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah dunia yang telah berdiri sejak tahun 1955, dengan keanggotaan di 85 negara.

Di Indonesia sendiri ICSB mulai aktif sebagai bagian dari organisasi globak tersebut sejak tahun 2015 dibawah inisiatif Menteri Koperasi dan UKM A.A.G.N Puspayoga dan Founder serta chairman Markplus Hermawan Kerta jaya.

Sebagai organisasi dengan reputasi Internasional, ICSB memiliki agenda rutin tahunan berupa acara-acara diskusi panel seputar kewirausahaan.

Sehubungan dengan hal tersebut, maka ICSB Provinsi Banten menyelenggarakan workshop dan pameran dengan tema strategi pengembangan produk-produk unggulan UMKM Potensi Eksport.

“Saya berharap acara ini dapat meningkatkan pemahaman dan mengembangkan ide-ide para pengurus ICSB dan pelaku UMKM menuju tingkat dunia. Dan bertujuan untuk meningkatkan semangat pemberdayaan terhadap UMKM di tanah air,” kata Walikota Tangsel dua periode ini.

Sementara itu berbagai produk yang berpotensi ekspor dari tujuh Kabupaten/Kota dipamerkan di Plaza Rakyat. Seperti tas, sepatu, makanan bahkan produk dari bahan bekas jadi lampu dan lainnya.

Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Dahlian Nadeak menambahkan, karena yang mau diberdayakan dan dikembangkan adalah UMKM oleh ICBS Banten maka dilakukan kerjasama oleh pihaknya.

“Kita punya peran strategis untuk mengembangkan UMKM. Kedepannya ICSB dengan Dinas Koperasi dan UKM akan kolaborasi bagaimana mengembangkan UMKM kita. Agar UMKM kita bisa maju terus, maka pameran yang kita buat ini adalah UMKM yang berpotensi ekspor,” tutupnya. (adv)

Komentar Anda

comments