Palapanews.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) target menciptakan 50 pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) baru setiap tahunnya. Target ini tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021.
“Sesuai RPJMD, paling sedikit harus menghasilkan 50 wirausaha baru setiap tahunnya,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel, Maya Mardiana usai Bimbingan Teknis Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru Industri Kecil Menengah (IKM) dan Aneka yang digagas Kementerian Perindustrian, di Saphire Sky Hotel and Conference BSD, Senin (25/2/2019).
Kata Maya, pada tahun 2018 Tangsel telah memiliki 205 wirausaha baru, melalui kegiatan-kegiatan pelatihan sesuai potensi dan minat calon wirausaha baik melalui APBD, APBN maupun sinergi dengan pihak swasta. Minimal tahun ini targetnya bisa melampaui dari tahun kemarin.
“Tugas kami di daerah adalah mengawal, mengontrol, dan melaporkan mereka ke Kementerian. Mudah-mudahan setiap tahun kita selalu di support oleh Kementrian,” tandasnya.
Pada kegiatan yang digelar Kemenperin, ada 150 pelaku IKM yang terlibat. Mereka ikut serta kegiatan itu selama lima hari sejak 25 Februari hingga 1 Maret 2019 dengan mengikuti 6 kegiatan. Diantaranya bimbingan wirausaha IKM Kopi, desain kemasan, produk pangan, busana muslim, kerajinan motif batik, perbengkelan roda empat dan Las.
“Kami melihat potensi wilayah. Jadi ini merupakan IKM yang masih startup atau masyarakat yang memiliki potensi. Kami juga mengakses data dari DPMP3AKB, Kecamatan dan Kelurahan untuk pesertanya,” ungkap Maya.
Sementara, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany berharap dapat terus bersinergi dengan Kementerian Perindustrian dalam meningkatkan mutu dan kualitas para pelaku usaha di Kota Tangsel baik melalui kegiatan Bimbingan Teknis maupun kegiatan lain.
“Harapannya produk yang dihasilkan dapat bersaing secara nasional maupun internasional dan berdampak positif dalam mengurangi angka pengangguran serta terus meningkatkan bertumbuhnya wirausaha baru di Kota Tangsel,” tutupnya. (nad)
