Raih Penghargaan, Begini Kata Bripka Oky dan Bripka Made

oleh -
Anggota Satlantas Polres Tangsel Bripka Oky Wardana dan Bripka Made saat menerima penghargaan. Foto: Nad

Palapanews.com- Kesabaran anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tangerang Selatan (Tangsel) saat melaksanakan tugas membuahkan hasil. Dua anggota Satlantas, Bripka Oky Wardana dan Bripka Made diberikan penghargaan saat Apel di Polres Tangsel, Kamis (14/2/2019).

“Alhamdulillah kami ucapkan terima kasih kepada bapak Kapolres, pimpinan kami telah mengapresiasi kami saat kami bertugas, dan terima kasih kepada bapak Kasat Lantas yang telah memberikan motivasi dan atensi setiap apel pagi agar jangan pernah mendapatkan komplain dari masyarakat,” papar Bripka Oky kepada awak media usai menerima penghargaan.

Pria yang bertugas di Polres Tangsel sejak 2017 ini juga menceritakan perasaannya, karena masyarakat tidak mengerti prosedur Undang-Undang lalu lintas.

“Ya saya berusaha untuk tenang, tidak kepancing untuk emosi, saya fokus untuk menilang. Karena apabila terjadi kontak, mungkin akan berbeda,” ungkapnya.

Dirinya pun tidak merasa kesal, bahkan berusaha dengan Bripka Made dan teman wanitanya Adi Saputra sebagai pelanggar, untuk meredam emosinya.

Sementara Bripka I Made Andry Kusuma yang merekam kejadian saat penilangan mengungkapkan tujuannya, agar informasi yang beredar di masyarakat jangan sampai tidak sesuai dengan yang sebenarnya.

“Maka dari itu saya berinisiatif merekam dengan maksud supaya kejadian yang terjadi itu ya tidak ada kami reka-reka, sesuai dengan apa yang ada pada proses kejadian itu, dan juga sebagai bahan laporan kami kepada pimpinan,” jelasnya.

Made mengatakan, membantu meredam emosinya dengan Bripka Oky, dengan rekanitanya untuk meredam amarahnya, namun saudara AS ini ya tetap dan malah menjadi-jadi.

“Itu yang viral itu video potongan, jadi kan kita awalnya masih ya perdebatan ada, tapi kami tetap profesional, prosedural, kita jelaskan proses tilang seperti apa dan dari awal kita juga sudah mencoba untuk meredam sebenarnya, karena saudara AS tidak terima ditilang, ya akhirnya kejadian seperti itu,” bebernya.

Kasat Lantas Polres Tangsel, AKP Lalu Hedwin mengatakan, sudah sepantasnya Bripka Oky dan Bripka Made diberikan penghargaan agar menjadi motivasi anggota lainnya.

“Dengan adanya prestasi ini, kami buat pengahragaan supaya memotivasi anggota yang lainnya dan sebagai wujud apresiasi yang bersangkutan. Karena, dengan situasi seperti itu sesorang bisa lose control tapi kenyataan Bripka Oky tetap profesional,” pukas Lalu.

Dalam kondisi seperti itu, tidak semua anggota Kepolisian bisa menahan emosi menghadapi oknum masyarakat yang emosi.

“Tidak semua petugas bisa seperti itu, sebelumnya kita sering memberikan pengarahan seperti itu kepada anggota. Dan, yang kita harapakan seperti Bripka Oki. Bisa juga menjadi contoh secara real dan dilihat kemudian bisa diteladani anggota-anggota yang lain,” tegasnya. (nad)

Komentar Anda

comments