Dindikbud dan Kemenag Tangsel Imbau Pelajar Tak Rayakan Valentine

Palapanews.com- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tangerang Selatan (Tangsel) mengeluarkan imbauan bagi para pelajar untuk tidak merayakan Hari Valentine atau Hari Kasih Sayang baik di sekolah maupun di luar sekolah.

Kepala Dindikbud Tangsel, Taryono mengatakan ada lima poin yang tertulis dalam imbauan untuk tidak merayakan Hari Valentine, yakni: mengimbau kepada siswa untuk tidak merayakan Valentine Day baik di dalam maupun di luar sekolah, kepada seluruh guru, orang tua atau wali murid agar tetap mengawasi putra-putrinya untuk tidak merayakan Valentine Day.

Kemudian, menanamkan sikap dan perilaku karakter/kepribadian dalam lingkungan sekolah, agar seluruh perangkat sekolah melestarikan nilai-nilai luhur di lingkungan sekolah, mengambil langkah-langkah pencegahan terhadap kegiatan dimaksud.

“Kami buat edaran bersama Kemenag Tangsel tentang larangan perayaan valentine day. Diharapkan kepala sekolah, guru menyampaikan kepada anak-anak jangan sampai melakukan hal-hal yang di luar norma-norma agama,” tuturnya, Rabu (13/2/2019).

Lanjut Taryono, guru harus terus mengedukasi kepada siswanya mengenai budaya valentine day. Dimana, valentine day bukan budaya yang lahir di Indonesia.

“Jangan sampai mereka hanya mendapatkan informasi dari Media Sosial (Medsos) sehingga ikut-ikutan. Apalagi, Valentine bukanlah budaya kita melainkan budaya dari luar negeri,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Tangsel Abdul Rozak, menuturkan bahwa Valentine Day jangan disalah artikan untuk ekspresikan mencurahkan kasih sayang.

“Hari Valentine Day atau hari kasih sayang jangan disalah gunakan untuk mengekpresikan kebebasan mencurahkan kasih sayang dengan cara-cara yang negatif dan melanggar norma Agama, tapi kasih sayang harus betul-betul lahir dan tumbuh dari niyat yang suci dan mengikuti norma Agama,” jelas Rozak. (nad)